Masa Pembantaran Romahurmuziy Dicabut, Mantan Ketua PPP Kembali Dijebloskan ke Tahanan KPK

Febri menjelaskan, usai pencabutan masa pembantaran tersebut, KPK akan menahan Rommy selama 16 hari ke depan.

Masa Pembantaran Romahurmuziy Dicabut, Mantan Ketua PPP Kembali Dijebloskan ke Tahanan KPK
Antara Foto
Mantan ketua umum PPP, Muhammad Romahurmuziy 

Masa Pembantaran Romahurmuziy Dicabut, Mantan Ketua PPP Kembali Dijebloskan ke Tahanan KPK

TRIBUNMADURA.COM - Masa pembantaran (penundaan penahanan sementara) dari mantan ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy telah dicabut.

Pencabutan pembantaran itu dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kini, Romahurmuziy telah kembali di rumah tahanan ( Rutan) KPK.

Sebelumnya, pembantaran diberikan ke Romahurmuziy karena alasan kesehatan.

Innalillahi Wa Innailaihi Rajiun, Ayah Dewi Perssik Wafat setelah Menderita Penyakit Komplikasi

ASN yang Bolos Kerja Hari Pertama Usai Libur Lebaran, Kena Sanksi Administratif Sampai Gaji Dipotong

Pendaftaran SBMPTN dan Beasiswa Bidikmisi Dibuka, Siapkan Syarat dan Berkas, Simak Kiat Suksesnya

"Pembantaran RMY (Romahurmuziy) dicabut dan kembali ke rutan kemarin sore setelah sebelumnya pihak dokter RS Polri menyatakan yang bersangkutan tidak dilakukan rawat inap," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Senin (10/6/2019).

Febri menjelaskan, usai pencabutan masa pembantaran tersebut, KPK akan menahan Rommy selama 16 hari ke depan.

"Masa penahanan ini masih dalam rentang perpanjangan penanahanan 40 hari yang telah dilakukan sebelumnya. Selama masa pembantaran, masa penahanan tidak dihitung," ucap dia.

Seperti diketahui, sejak Januari hingga Juni 2019, Rommy sudah tiga kali dibantarkan atau menjalani penundaan penahanan sementara.

Pembantaran dilakukan terkait dengan masalah kesehatan.

Halaman
12
Editor: Aqwamit Torik
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved