Berita Sumenep

Wisata Pemandian di Sumenep Makan Korban, Anak Kecil Tewas Tenggelam Usai Lompat ke Kolam Dewasa

Amiroso, salah satu keluarga korban dan juga saksi mata kejadia itu saat dimintai keterangan mengaku bahwa korban Afdan Sakuron loncat ke kolam

Wisata Pemandian di Sumenep Makan Korban, Anak Kecil Tewas Tenggelam Usai Lompat ke Kolam Dewasa
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Afdan Sakuron, (7) asal Kecamatan Pasian, Kabupaten Pamekasan meninggal dunia di tempat objek wisata pemandian Tirta Sumekar Indah (TSI) yang berada di Desa Torbang, Kecamatan Batuan Kota Sumenep, Senin (10/6/2019) saat berada di Puskesmas Batuan Sumenep. 

Wisata Pemandian di Sumenep Makan Korban, Anak Kecil Tewas Tenggelam Usai Lompat ke Kolam Dewasa

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Afdan Sakuron, (7) asal Kecamatan Pasian, Kabupaten Pamekasan meninggal dunia di tempat objek wisata pemandian Tirta Sumekar Indah (TSI) yang berada di Desa Torbang, Kecamatan Batuan Kota Sumenep, Senin (10/6/2019) sekitar pukul 12.00 WIB.

Amiroso, salah satu keluarga korban dan juga saksi mata kejadia itu saat dimintai keterangan mengaku bahwa korban Afdan Sakuron begitu masuk langsung loncat ke kolam renang khusus dewasa sebelah utara.

"Saat beli tiket, begitu masuk langsung loncat," salah satu keluarganya yang juga saksi mata dalam kejadian itu.

Dua Rekening Bank Milik La Nyalla Mattalitti yang Diblokir Akan Dibuka Oleh Jaksa Eksekutor

Ahmad Dhani Akan Menjalani Sidang Vonis Besok, Dua Anak Dhani, El dan Dul Akan Temani Ayahnya

181 Wanita di Tuban Terancam Jadi Janda Usai Lebaran 2019, Begini Penjelasan Pengadilan Agama Tuban

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti membenarkan kejadian itu bahwa korban tersebut sedang berwisata dengan serombongan dengan keluarga besarnya ke TSI di kota Sumenep.

"Itu rombongan bersama keluarganya, setelah beli tiket langsung loncat ke kolam. Dan kalau menurut keterangan orang tuanya tadi anak itu sudah biasa berenang. Ternyata setelah itu kenapa anak itu tidak muncul - muncul, maka saksi yang bernama Amiroso yang menolong pertama kali ini langsung loncat menolongnya dan sudah keluar busa," kata Widiarti.

Setelah itu kata Widiarti langsung di bawa ke Puskesmas Batuan Sumenep.

"Tapi informasi dari kepala puskesmas korban ini dalam perjalanan sudah meninggal, keterangan dari saksi mata Amiroso ini juga setelah diangkat sudah tidak ada. Dilarikan ke Puskesmas mungkin tadi asih diharapkan masih bisa ditolong," paparnya.

Sementara Isa Lutfi, (40) dan Siti Suhaida (34) orang tua dari korban yang baru lulus sekolah TK itu sudah pingsan.

"Orangtuanya sejak tadi pingsan terus tidak bisa diajak komunikasi," katanya.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved