Berita Surabaya

Divonis 7 Tahun Karena Sabu, Istri Dosen PTN di Surabaya ini Langsung 'Mengemis' Sambil Menangis

Divonis 7 Tahun Karena Sabu, Istri Dosen PTN di Surabaya ini Langsung 'Mengemis' Sambil Menangis.

Divonis 7 Tahun Karena Sabu, Istri Dosen PTN di Surabaya ini Langsung 'Mengemis' Sambil Menangis
TRIBUNMADURA/SYAMSUL ARIFIN
Terdakwa Rika (atas) Samsul menjalani sidang berbeda terkait kasus narkoba di Ruang Kartika I, PN Surabaya, Rabu, (12/6/2019). 

Divonis 7 Tahun Karena Sabu, Istri Dosen PTN di Surabaya ini Langsung 'Mengemis' Sambil Menangis 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Rika Noviana itu tak kuasa menahan kesedihannya setelah mendengar dirinya dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suparlan dengan hukuman penjara selama tujuh tahun, Rabu (12/6/2019).

Tak hanya hukuman penjara badan, wanita paruh baya ini juga dijatuhi denda sebesar Rp 800 juta atas kasus dugaan kepemilikan narkotika jenis sabu.

Sidang yang digelar di Ruang Kartika 2, Pengadilan Negeri Surabaya ini Rika meminta keringanan kepada majelis hakim yang diketuai oleh Yulisar.

Tak hanya itu, dia juga mempertanyakan barang bukti itu di bawah seperempat dari bukti yang tertera yakni 4,18 gram.

"Saya minta keringanan Pak, saya tobat nasuhah Pak, tidak akan mengulangi lagi," rintihnya saat 'mengemis' minta belas keringanan, sambil menangis, Rabu, (12/6/2019).

Menanggapi pembelaannya ini, ketua majelis Yulisar langsung membacakan putusan terhadap istri dari Dosen di salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Surabaya ini.

"Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti bersalah dan dihukum penjara selama 4 tahun 8 bulan serta denda sebesar Rp 800 juta subsider 1 bulan," kata ketua majelis sembari mengetuk palu tanda berakhirnya sidang.

Mendengar putusan yang lebih ringan dari tuntutan itu, Rika masih saja meminta keringanan.

Namun, majelis hakim menegaskan vonis sudah sangat ringan.

Halaman
12
Penulis: Syamsul Arifin
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved