Pilpres 2019

MUI Bojonegoro Tolak Aksi Kerusuhan Sengketa Pilpres 2019, Minta Masyarakat Tak Terpancing Provokasi

Ketua MUI Bojonegoro memberikan pendapatnya soal persidangan gugatan Pilpres 2019.

MUI Bojonegoro Tolak Aksi Kerusuhan Sengketa Pilpres 2019, Minta Masyarakat Tak Terpancing Provokasi
TRIBUNMADURA.COM/M SUDARSONO
Ketua MUI Bojonegoro, KH Djauhari Hasan 

Ketua MUI Bojonegoro memberikan pendapatnya soal persidangan gugatan Pilpres 2019

TRIBUNMADURA.COM, BOJONEGORO - Majelis Ulama Indonesia Bojonegoro menanggapi persidangan gugatan Pilpres 2019 yang diajukan oleh paslon Capres-Cawapres 02, Prabowo-Sandi ke Mahkamah Konstitusi.

Ketua MUI Bojonegoro, KH Djauhari Hasan mengaku, tanpa bermaksud untuk menghalangi hak berekpresi, berpendapat setiap orang yang dijamin Undang-Undang.

Maka, kata KH Djauhari Hasan, lebih baik diupayakan duduk bersama mengedepankan etika dan musyawarah, atas suatu masalah, termasuk sengketa Pilpres 2019.

Prabowo Subianto Komentari Adanya Ajakan Jokowi untuk Bertemu, Capres 02: Semua Ada Waktunya

"Tetap menjaga kedamaian, persatuan dan kesatuan NKRI," kata KH Djauhari Hasan, Rabu (12/6/2019).

"Serta menolak keras adanya kerusuhan yang bisa menyebabkan kerugian dan kesengsarangan bagi bangsa Indonesia," sambung dia.

KH Djauhari Hasan mengimbau, masyarakat menjaga suasana kondusifitas dan berharap tidak ada pergerakan massa ke Jakarta nanti saat sidang Mahkamah Konstitusi.

Ia berharap, seluruh elemen masyarakat tidak terpancing oleh isu-isu provokasi yang mengarah kepada integrasi Bangsa. 

Jokowi Bagikan Momen Lucu di Instagram, Soal Jan Ethes yang Ditanya Apa Kerjanya Gibran Rakabuming

"Kita harus taat pada mekanisme hukum dalam hal sengketa Pilpres ya kewenangan MK, jangan bertindak anarkis saat jalannya persidangan," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi mendaftarkan permohonan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi pada 24 Mei lalu.

Sidang perdana akan dimulai pada tanggal 14 Juni 2019, sedangkan untuk sidang putusan akan digelar pada 28 Juni 2019.(nok) 

Dispatch Korea Sebut BI iKON Terlibat Kasus Penyalahgunaan Narkoba, YG Entertainment Beri Penjelasan

Penulis: Mohammad Sudarsono
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved