Piala Indonesia

Tidak Komplit, Persebaya Matangkan Taktik Jelang Lawan Madura United Perempat Final Piala Indonesia

Tidak Komplit, Persebaya Matangkan Taktik Jelang Lawan Madura United di Perempat Final Piala Indonesia.

Tidak Komplit, Persebaya Matangkan Taktik Jelang Lawan Madura United Perempat Final Piala Indonesia
TRIBUNMADURA/HABIBUR ROHMAN
Pemain Persebaya saat berlatih di Lapangan Polda Jatim. 

Tidak Komplit, Persebaya Matangkan Taktik Jelang Lawan Madura United di Perempat Final Piala Indonesia

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA – Hari keempat latihan usai libur Lebaran Idul Fitri 1440 H, Kamis (13/6/2019), pemain Persebaya sudah mulai menyentuh sisi taktikal menjelang hadapi Madura United (Persebaya Vs Madura United) di Leg 1 perempat final Piala Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (19/6/2019).

Tidak seperti tiga hari latihan Persebaya sebelumnya yang juga berlangsung di Lapangan Polda Jatim, Misbakhus Solikin dkk banyak mendapat menu sisi fisik.

“Sudah semakin menjurus ke taktikal, saya lebih kedua-duanya (menyerang dan bertahan), tapi kami lebih ke bertahan, walaupun dengan tidak komplit,” terang Djadjang Nurdjaman (Djanur), pelatih Persebaya usai mempimpin latihan tim di lapangan Polda Jatim, Kamis (13/6/2019).

Tidak komplit yang dimaksudkan Djanur, karena tiga pemain belakang Persebaya saat ini masih tergabung dengan timnas Indonesia.

Hansamu Yama dan Ruben Sanadi di timnas Senior asuhan Simon McMenemy.

Jamu Madura United di 1/4 Final Piala Indonesia di Gelora Bung Tomo, Persebaya Dihantui Rekor Buruk

Persebaya Vs Madura United di Babak 8 Besar Piala Indonesia, Djanur Tak Bisa Turunkan Bek Tangguhnya

Sementara satu lain, Rachmat Irianto (Rian) bersama timnas Indonesia U-23 asuhan Indra Sjafri.

“Pemain bertahan di situ kami masih ada Hansamu, Rian, dan Ruben, sementara di latihan tidak ada. Tapi paling tidak pemain yang lain ketika harus mengisi poisisinya harus mengerti,” tambah mantan pelatih Persib Bandung tersebut.

Sejatinya, Djanur mengakui, bahwa absennya sejumlah pemainnya itu sedikit mengganggu masa persiapan.

Sejumlah taktik yang akan coba ia terapkan kurang bisa maksimal.

“Ya sebetulnya kami butuh komplite. Seperti tadi, kami melakukan compact difend harusnyakan orang-orang yang mau main, tapi apa boleh buat demi timnas kami rela dengan pemain yang ada, kalau sempurna, ya tidak sempurna latihannya,” pungkas Djadjang Nurdjaman, pelatih berusia 60 tahun ini. 

Gadaikan Istri Rp 250 Juta ke Orang Kaya, Setelah Setahun Terjadilah Tragedi Berdarah Salah Sasaran

Lawan Madura United di Perempat Final, Persebaya Siap Turunkan Kekuatan Penuh Tapi Inilah Kendalanya

Terungkap, Suami yang Gadaikan Istri Rp 250 Juta Sabetkan Celurit Maut saat Toha Mencari Sepatu Anak

Penulis: Khoirul Amin
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved