Pilpres 2019

Ketua KPU RI Sebut Jawa Timur akan Jadi Sorotan di Sidang Sengketa Hasil Pilpres 2019 di MK

Ketua KPU RI menyebut Jawa Timur menjadi satu dari sejumlah provinsi yang menjadi fokus perhatian sidang sengketa Hasil Pilpres 2019.

Ketua KPU RI Sebut Jawa Timur akan Jadi Sorotan di Sidang Sengketa Hasil Pilpres 2019 di MK
TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Ketua KPU RI, Arief Budiman seusai melantik anggota KPU dari 36 kabupaten/kota di Jawa Timur, Kamis (13/6/2019). 

Ketua KPU RI menyebut Jawa Timur menjadi satu dari sejumlah provinsi yang menjadi fokus perhatian sidang Sengketa Hasil Pilpres 2019

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Ketua KPU RI, Arief Budiman menyebut, Jawa Timur menjadi satu dari sejumlah provinsi yang menjadi fokus perhatian pada sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) atau Sengketa Hasil Pilpres 2019.

Menurut Arief Budiman, Jawa Timur menjadi fokus perhatian sidang sengketa Hasil Pilpres 2019 yang diajukan tim BPN Capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi ke Mahkamah Konstitusi.

"Semua dokumen pendukung dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur sudah kami siapkan," ujar Arief Budiman seusai melantik anggota KPU dari 36 kabupaten/kota di Jawa Timur, Kamis (13/6/2019).

Sidang Sengketa Pilpres 2019 Dinilai Sulit Ubah Hasil, Tapi Mampu Perjuangkan Kemuliaan Demokrasi

"Dua hari lalu sudah dibawa ke Jakarta. Sudah dimasukkan bukti-bukti yang relevan di mahkamah konsitusi," sambung dia.

Arief Budiman mengatakan, semua persiapan sudah dilakukan KPU RI pada sidang perdana, baik kuasa hukum maupun jawaban KPU atas gugatan BPN Prabowo-Sandi ke Mahkamah Konstitusi.

Ia juga mengatakan, KPU siap menghadirkan saksi jika memang Mahkamah Konstitusi membutuhkannya.

"Tetapi sepanjang dokumen fisik dan penjelasan kami cukup, tidak perlu menghadirkan saksi," ucapnya.

Wali Kota Malang Ajak Warga Pantau Sidang Sengketa Hasil Pilpres 2019 di Universitas Brawijaya

Karena itulah, Arief Budiman menambahkan, seluruh anggota KPU kabupaten/kota di Jawa Timur yang dilantik, harus merupakan anggota yang sudah benar-benar memahami apa itu Pemilu.

"Bukan yang sedang belajar tentang Pemilu," ucap Arief Budiman.

"Jadi besok anggota KPU harus pulang ke kabupaten kota masing-masing untuk mempersiapkan diri untuk persiapan PHPU di MK," sambung dia.

"Ketika sewaktu-waktu ditugaskan dan diminta dokumen harus siap," pungkasnya.

Kominfo Buka Peluang Penggunaan WhatsApp dan Medsos Dibatasi saat Sidang Sengketa Hasil Pilpres 2019

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved