Berita Sumenep

Memprihatinkan, Banyak Puskesmas di Sumenep yang Kekurangan Tenaga Medis

Memprihatinkan, Banyak Puskesmas di Sumenep Madura yang Kekurangan Tenaga Medis dan tak kunjung ada solusi.

Memprihatinkan, Banyak Puskesmas di Sumenep yang Kekurangan Tenaga Medis
SURYA/SRI WAHYUNIK
Ilustrasi - 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di kabupaten Sumenep sampai saat ini masih kekurangan tenaga medis, hal itu karena belum adanya rekrutmen.

Salah satu Puskesmas yang kekurangan tenaga medis adalah Puskesmas Ganding dan Guluk-Guluk.

Dua Puskesmas itu sampai saat ini masih kekurang dokter umum.

Kondisi serupa juga terjadi di Puskesmas Giligenting dan Masalembu, yang hingga sekarang belum ada dokter gigi.

Kekurangan tenaga medis itu dibenarkan oleh Kabid Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep Moh Nur Ihsan.

"Meski formasi tenaga medis belum sepenuhnya lengkap, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal, karena sudah ada dokter yang piket setiap hari dan ada juga (pasien) yang ditangani oleh perawat dibidangnya. Sehingga, pelayanan medis tetap terlayani secara maksimal,” katanya, Jumat (14/6/2019).

Demi Wilayah Kepulauan, Pengusaha yang Sahabat Gus Dur & Khofifah ini Siap Maju Pilkada Sumenep 2020

Bilang Awas Kiai PKI Lewat pada Cicit dari Guru Pendiri NU, Salim Ahmad Langsung Dihajar Banser

Babak Baru Kasus SUAMI GADAIKAN ISTRI di Lumajang, Si Istri Bantah Digadaikan Malah Memilih Menikah

Menurut Moh Nur Ihsan, kekurangan tersebut menjadi atensi hal tu agar pelayanan kesehatan pada masyarakat kedepan lebih maksimal.

"Kami sudah memetakan kekurangan itu. Yang jelas akan segera ditindaklanjuti agar bisa terisi kekurangan tenaga medis tersebut,” katanya.

Setelah itu, menurut Ketua PPNI Sumenep ini, pihaknya akan mengajukan kepada bupati terkait pengisian kekurang tenaga medis ini.

“Seperti apa petunjuk terkait kekurangan ini, baru tindaklanjuti. Tapi, yang jelas ini menjadi atensi kami," tandas Moh Nur Ihsan.

Advokat di Surabaya ini Dilaporkan Perkosa Staf Cewek Usai Mandi, Juga Mengancam Bunuh Pakai Pistol

VIDEO VIRAL Detik-detik Banser Geram ke Salim Ahmad Gara2 Bilang Awas Kiai PKI Lewat pada Kiai NU

PDIP Beri Sindiran Keras ke Risma Jelang Pilkada Surabaya 2020, Hal Prinsip Ini yang Jadi Pemicunya

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved