Berita Malang

Penipuan Lolos Seleksi Masuk Universitas Brawijaya Memakan Korban, Pelaku Minta Uang Rp 100 Juta

Seorang siswa ditipu lolos seleksi masuk Universitas Brawijaya dengan membayar sejumlah uang.

Penipuan Lolos Seleksi Masuk Universitas Brawijaya Memakan Korban, Pelaku Minta Uang Rp 100 Juta
TRIBUNMADURA.COM/SYLVIANITA WIDYAWATI
Universitas Brawijaya Malang 

Seorang siswa ditipu lolos seleksi masuk Universitas Brawijaya dengan membayar sejumlah uang

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Penipuan lolos seleksi masuk Universitas Brawijaya menggunakan media sosial menimpa seorang warga Kabupaten Nganjuk, AB.

AB ditipu oleh pelaku dengan dijanjikan lolos Prodi Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya.

Pelaku berjanji akan meloloskan korban ke Prodi Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dengan membayar uang di atas  Rp 100 juta.

Warga Lamongan ini Lakukan Penipuan Rp 250 Juta, Menjanjikan Bisa Masuk CPNS Pemkot Surabaya

Untuk meyakinkan korbannya, pelaku membuat surat khusus dan ditandatangani oleh Kabag Umum dan Hukum Tata Laksana Universitas Brawijaya, Mulyaningwati.

"Awalnya pada April 2019 lalu. Ayah saya lewat Facebook mendapat tawaran dari Indra Mustari," jelas AB pada suryamalang.com (Grup TribunMadura.com) lewat saluran telepon, Kamis (13/6/2019).

Korban mengaku, diminta mengirim scan berkas-berkas lewat PDF dan keluar surat validasi.

Pada 13 Mei 2019, ia dan ayahnya datang ke Farmasi Universitas Brawijaya untuk menanyakan itu.

"Nama saya gak ada," terangnya.

Ia berharap, tak ada korban penipuan tawaran lolos ke perguruan tinggi lagi setelahnya.

Lagi Tiduran di Warung Kopi, Revidivis Kasus Penipuan Dibekuk Anggota Resmob Polres Situbondo

Halaman
12
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved