Berita Magetan

Telaga Pasir Sarangan Makan Korban, Wisatawan Tenggelam di Depan Temannya Tanpa Bisa Apa-apa

Telaga Pasir Sarangan Makan Korban, Wisatawan Tenggelam di Depan Temannya Tanpa Bisa Apa-apa.

Telaga Pasir Sarangan Makan Korban, Wisatawan Tenggelam di Depan Temannya Tanpa Bisa Apa-apa
TRIBUNMADURA/DONI PRASETYO
Jenazah Dodik Supriyo, Korban tenggelam di Telaga Pasir Sarangan saat menjalani otopsi di kamar jenazah RDUD dr Sayidiman, Kabupaten Madiun, Kamis (13/6/2019). 

Telaga Pasir Sarangan Makan Korban, Wisatawan Tenggelam di Depan Temannya Tanpa Bisa Apa-apa

TRIBUNMADURA.COM, MAGETAN - Dodik Supriyo (41), seorang wisatawan asal Desa Tawangrejo RT02/RW04, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa, setelah sebelumnya terpeleset dan terjebur di Telaga Pasir Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Kamis (13/6/2019) sekitar pukul 17.25 WIB.

"Korban tadinya berniat mau cuci tangan di Telaga Pasir Sarangan. Tapi mungkin kurang hati hati, korban terpeleset dan langsung tenggelam," kata Rizal (17), saksi mata sekaligus keluarganya yang bersama sama korban berwisata ke Telaga Sagangan, Jumat (14/6/2019).

Menurut Rizal, saat korban terpeleset masuk ke air telaga Sarangan, langsung tenggelam dan tidak muncul muncul lagi.

Sebenarnya warga sekitar termasuk sejumlah tukang perahu boat berusaha mencari dengan menyelam di dasar telaga. Tapi nihil, jasad korban belum ditemukan.

"Korban tidak bisa berenang, sedang keluarga yang tahu korban tenggelam hanya berteriak teriak, yang kemudian sejumlah warga langsung menyusul dengan menyelam di telaga, tapi semua tidak menemukan," jelas Rizal.

Hal ini dibenarkan Khatirotul Maftukhatin Laila (27Th) warga Desa Tawangrejo RT02/RW04, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, saksi sekaligus satu rombongan dengan korban.

"Saat korban jatuh. Teman teman yang satu rombongan ini tahu, tapi nggak berani menolong. Kemudian bapak bapak pemilik perahu, beberapa diantaaranya menjebur ke telaga Sarangan, namun kemudian satu per satu penyelam telaga itu bermunculan, tanpa hasil," tegas Khatirotul, di kamar jenazah.

Hampir satu jam jasad korban yang tenggelam di dasar Telaga Pasir Sarangan itu berhasil ditemukan oleh anggota TRC PB BPBD Kabupaten Magetan, dalam keadaan tidak bernyawa.

Jenazah korban langsung di bawa ke RSUD dr Sayidiman, setelah sebelumnya mampir ke Puskesmas Plaosan, Kabupaten Magetan itu sudah dalam kondisi kaku.

Sebenarnya, tempat wisata Telaga Sarangan, sejak beberapa waktu.lalu permah diusulkan diberikan Pos SAR di pinggir Telaga Pasir Sarangan.

Namun sampai hari ini Pos SAR yang diusulkan warga Sarangan untuk menjaga keamanan wisatawan dan warga setempat, tidak pernah direalisasikan Pemerintah Kabupaten Magetan.

"Telaga Sarangan memang kurang aman, karena tidak ada Pos SAR sebagai pelengkap standar fasilitas wisata air," kata salah satu awak perahu boat Sarangan kepada Surya (Grup Tribunmadura.com).

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved