Mahfud MD Sebut Kubu Jokowi Sudah Menyerah Tanggapi Kubu Prabowo Soal Adu Dokumen Sengketa Pilpres

Saat itu, Mahfud MD sedang mengomentari dan menanggapi soal sidang perdana gugatan Pilpres, berdasarkan permohonan yang diajukan oleh Prabowo - Sandi.

Mahfud MD Sebut Kubu Jokowi Sudah Menyerah Tanggapi Kubu Prabowo Soal Adu Dokumen Sengketa Pilpres
Kolase TribunMadura.com (Sumber: Instagram)
Jokowi, Mahfud MD dan Prabowo 

Mahfud MD Sebut Kubu Jokowi Sudah Menyerah Tanggapi Kubu Prabowo Soal Adu Dokumen Sengketa Pilpres

TRIBUNMADURA.COM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengungkapkan bahwa kubu Jokowi - Maruf akan menyerah dengan kubu Prabowo - Sandi.

Mahfud MD menilai, setelah melihat pokok permohonan yang dibacakan oleh tim kuasa Hukum dari Prabowo Sandi.

Saat itu, Mahfud MD sedang mengomentari dan menanggapi soal sidang perdana gugatan Pilpres, berdasarkan permohonan yang diajukan oleh Prabowo - Sandi.

PDIP Beri Sindiran Keras ke Risma Jelang Pilkada Surabaya 2020, Hal Prinsip Ini yang Jadi Pemicunya

Ada Rumah Terbuat dari Kontainer Bekas di Sidoarjo, Lebih Hemat Biaya dan Anti Rayap

Babak Baru Kasus SUAMI GADAIKAN ISTRI di Lumajang, Si Istri Bantah Digadaikan Malah Memilih Menikah

Menurut Mahfud MD, sidang perdana tersebut fokus pada paradigama kualitatif.

"Ya kalau saya melihat dari pokok permohonan yang sudah disampaikan oleh Bambang Widjojanto dan Denny Indrayana (Tim Kuasa Hukum) yang belum selesai saya ikuti, ini nampaknya sengketanya akan fokus ke sengketa kecurangan jadi sifatnya kualitatif bukan kuantitatif," ujar Mahfud yang dilansir oleh iNews, Jumat (14/6/2019).

Karena berdasarkan kualitatif, bukti yang disiapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dianggap tak akan bisa diperiksa.

"Bukti-bukti form yang sekian kontainer dibawa oleh KPU mungkin tidak akan diperiksa karena pemohon tidak mendalilkan kecurangan angka itu atau pemohon tidak mendalilkan perselisihan itu bahwa ada kesalahan dalam penetapan angka,"

"Ada kecurangan dalam pembuatan keputusan yang berakibat pada angka berdasar formulir resmi, jadi yang digugatkan itu adalah kecurangan yang sifatnya kualitatif."

Karena bersifat kualitatif, Mahfud menganggap tidak akan ada adu dokumen dalam pemeriksaan dan pembuktian di MK.

Halaman
1234
Editor: Aqwamit Torik
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved