Berita Sumenep

Sejumlah SD dan SMP di Sumenep Terapkan Program Smart Digital School Mulai Tahun Depan, Apa Itu?

Sebanyak 10 SMP Negeri dan SDN di Kabupaten Sumenep akan menerapkan Smart Digital School.

Sejumlah SD dan SMP di Sumenep Terapkan Program Smart Digital School Mulai Tahun Depan, Apa Itu?
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Kepala Disdik Sumenep, Bambang Irianto saat ditemui TribunMadura.com di ruang kerjanya, Selasa (18/6/2019). 

Sebanyak 10 SMP Negeri dan SDN di Kabupaten Sumenep akan menerapkan Smart Digital School 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Bambang Irianto mengatakan, pihaknya akan mulai menerapkan Smart Digital School di setiap sekolah di Kabupaten Sumenep.

Bambang Irianto menuturkan, Smart Digital School rencananya akan resmi diterapkan di 10 SMP Negeri mulai tahun ajaran baru 2019/2020.

“Konsep ini sebenarnya ide besar Bupati Sumenep, yang menginginkan ada sekolah unggulan," kata Bambang Irianto kepada TribunMadura.com, Selasa (18/6/2019).

Sebelum Tenggelam, Kapal Kayu Arim Jaya Sempat Terombang Ambing di Lautan Pulau Gili Iyang Sumenep

Tak hanya itu, rencananya,  Smart Digital School juga diterapkan di 24 SDN di wilayah Kabupaten Sumenep, baik daratan maupun kepulauan.

"10 SMPN itu tersebar di empat sekolah di Kecamatan Kota, dua di Kecamatan Saronggi, dan Kecamatan Kalianget. Lalu masing-masing di Kecamatan Bluto, Ambunten, dan Gapura," ungkap Bambang Irianto.

"Kami tak memaksa. Hanya menawarkan ke sekolah yang bersedia. Alhamdulillah, respon sekolah baik," sambung dia.

Mantan Kepala Dinas PU Cipta Karya Sumenep itu menjelaskan, penerapan program Digital School yakni, setiap materi pembelajaran sudah berada di satu server yang sifatnya offline.

Setelah Disegel Satpol PP Sampang Selama 6 Hari, PT Garam Dipastikan Kembali Beroperasi Besok

Program ini diharapkan dapat membantu para siswa untuk mengakses materi pembelajarannya dengan menyambungkan ke server yang ada di sekolah.

“Layanan akses sistem tidak perlu koneksi jaringan internet. Sistemnya tinggal diinstal ke masing-masing laptop guru dan langsung terkoneksi dengan perangkat elektronik siswa. Baik laptop maupun smartphone siswa,” jelas Bambang Irianto.

Bambang Irianto menjelaskan, Smart Digital School bisa dimanfaatkan agar para siswa dan guru yang tidak repot mencari materi pembelajaran.

"Karena Semua materi mata pelajaran sesuai Kurikulum (K13) sudah diinstal dalam satu server sistem," ucap dia.

"Dan Fasilitas fitur dalam aplikasi itu ada Literasi Digital, E-Modul, dan Digital Learning dan CBT, sebagai bentuk dari layanan digital examination,” pungkasnya.

DPRD Pamekasan Rampungkan Sidang Paripurna, Ini Hasil 7 Raperda Eksekutif dan 3 Usulan Legislatif

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved