Berita Surabaya
Rumahnya Dilempar Molotov, Keluarga ini Kaget Mendengar Ledakan Keras Disertai Api dari Atap Plafon
Bambang dan istrinya, Atima, dikagetkan suara ledakan keras disertai api dari atas atap plafon yang jatuh di ruang tamu.
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Warga Pakis Wetan, Sawahan, Surabaya, Bambang Puguh Mulyanto (65) dikagetkan pelemparan di duga bom molotov di rumahnya, Jumat malam (21/6/2019).
Saat itu Bambang dan istrinya sedang menonton televisi di ruang tamu.
Bambang dan istrinya, Atima, dikagetkan suara ledakan keras disertai api dari atas atap plafon yang jatuh di ruang tamu.
Benda diduga bom molotov jatuh.
Sebuah botol kaca sirup berisi minyak tanah dan potongan kain bekas sebagai sumbu.
• Harga Jual Lovebird di Pamekasan Makin Anjlok, Satu Ekor Burung Lovebird Hanya Seharga 30 Ribu
• Awas, Selama 4 Bulan ke Depan Suhu Udara di Kota Malang Lebih Dingin, Inilah Penyebabnya
• Ngaku Ganja Bisa Sembuhkan Bronkitis, Henry Basis Band Rock Boomerang Dikerangkeng di Penjara Lagi
"Benar (pelemparan diduga bom molotov), kejadiannya semalam. Korban melihat seperti bola api dari atas, atap plavon," kata Kanit Reskrim Polsek Sawahan, AKP Haryoko Widhi, Sabtu (22/6/2019).
Widhi mengatakan, saat kejadian korban dan istrinya sempat memadamkan api yang berada di lantai ruang tamu.
Mereka melihat ada botol kaca sirup bermerk marjan berisi minyak tanah dan kain bekas.
Puguh kemudian melapor ke RT setempat bahwa rumahnya filempar bom molotov. Hingga kemudian tim inafis dan Polsek Sawahan melakukan olah TKP.
"Barang bukti sudah kami amankan," katanya.
Molotov dilempar saat keluarga menonton TV
Pelemparan bom molotov di rumah warga Jalan Pakis VI Sawahan, Surabaya terjadi saat korban menonton televisi di ruang tamu rumah Bambang Puguh, Jumat malam (21/6/2019).
Sebuah botol kaca berisi minyak tanah dan kain bekas atau sumbu disertai kobaran api jatuh dari atap plavon ruang tamu rumah korban.
Kanit Reskrim Polsek Sawahan AKP Haryoko Widhi menyebut, dalam keadaan ini tidak ada korban jiwa. Namun, atap rumah korban Bambang Puguh rusak.
• Pria Bersama Wanita Pemandu Lagu Ditangkap, Bawa Paket Sabu yang Disimpan dalam Bungkus Snack
• Sepeda Motor Disembah di Kuil ini, Dipercaya Jadi Pelindung di Jalan, Ada Kisah Ajaib Dibaliknya
• Suhu Dingin di Jawa Timur Ternyata Disebabkan Udara dari Australia, Warga Harus Waspada Soal Hal ini
Kondisi plafon rumah yang terbuat dari fiber rusak. Plafon jebol hingga sekitar 30 centimeter.
"Tidak ada korban hanya asbes jebol, berlubang. Tidak ada kebakaran," kata Kanit Reskrim Polsek Sawahan AKP Haryoko Widhi, Sabtu (22/6/2019).
Setelah mengolah TKP, tim inafis dan Polsek Sawahan masih memburu pelaku pelemparan botol diduga bom molotov.
"Masih penyelidikan," pungkasnya. (Nur Ika Anisa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/suasana-rumah-korban-saat-olah-tkp-pelemparan-molotov-dan-barang-bukti-molotov.jpg)