Berita Sumenep

Meski Basarnas Menghentikan Pencarian Korban KM Arim Jaya, BPBD Sumenep Teruskan Pencarian

Menurutnya, upaya pencarian satu korban atas nama Zihratul Ilma yang belum ditemukan itu melibatkan pihak Polsek dan Koramil Kecamatan Dungkek.

Meski Basarnas Menghentikan Pencarian Korban KM Arim Jaya, BPBD Sumenep Teruskan Pencarian
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Abd Rahman Riyadi, Kepala BPBD Sumenep 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Sampai saat ini sudah sampai 10 hari kejadian laka laut KM Arim Jaya yang tenggelam di perairan Pulau Giliyang Sumenep, dan satu korban tetap belum ditemukan.

Namun BPBD Sumenep tetap melakukan upaya pencarian meskipun sifatnya terbatas.

"Walaupun upaya pencarian sudah dihentikan oleh Basarnas, kami disini tetap melakukan upaya pencarian baik di wilayah pesisir maupun perairan," kata Abd Rahman Riyadi, Kepala BPBD Sumenep. Rabu (26/6/2019).

Menurutnya, upaya pencarian satu korban atas nama Zihratul Ilma yang belum ditemukan itu melibatkan pihak Polsek dan Koramil Kecamatan Dungkek.

Tujuh Ribu Muslimat dan Emak-emak Bakal Hadiri Akad Nikah Anak Gubernur Jatim Khofifah

Gubernur Jatim Khofifah Mantu - Cerita Jadiannya Seperti FTV & Cara Eks Mensos Ngetes Calon Menantu

KABAR TERBARU Rujak Cingur Rp 60 Ribu di Surabaya, Pembeli Makin Membludak Mella Bikin Rencana Lain

Tak hanya itu, pihaknya juga telah mengimbau kepada Masyarakat dan khususnya nelayan yang menemukan satu korban tersebut segera melaporkan.

"Nanti kami langsung evakuasi," katanya.

Sementara untuk fokus pencariannya, meliputi wilayah pesisir Lapa Laok, Dungkek, Romben, Bicabbi dan Jadung.

Mengacu pada Undang - Undang Nomer 29 Tahun 2014 tentang pencarian dan pertolongan, sebenarnya masa pencarian korban yang tenggelam dengan perahu KM Arim Jaya sudah berakhir pada hari Minggu, 23 Juni 2019 lalu.

Untuk diketahui sebelumnya, perahu KM Arim Jaya dengan 60 orang penumpang tenggelam dalam perjalanan dari Pulau Gua - Gua, Kecamatan/Pulau Raas itu menuju pelabuhan Kalianget pada hari Senin, 17 Juni 2019 lalu.

Dari 60 orang penumpang itu rinciannya, 38 orang ditemukan selamat, 21 orang meninggal dan 1 orang korban belum ditemukan.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved