Berita Sumenep

Dinkes Diminta Selesaikan Kasus Dugaan Pemotongan Dana Kapitasi Puskesmas Pragaan Secara Internal

Kepala Puskesmas Pragaan diduga memotong dana bantuan dana kapitasi setiap bulan.

Dinkes Diminta Selesaikan Kasus Dugaan Pemotongan Dana Kapitasi Puskesmas Pragaan Secara Internal
TRIBUNMADURA.COM/M RIFKY EDGAR
ilustrasi uang seratus ribu rupiah 

Kepala Puskesmas Pragaan diduga memotong dana bantuan dana kapitasi setiap bulan

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Inspektorat Sumenep minta Dinkes Sumenep segera menyelesaikan kasus dugaan pemotongan bantuan dana APBN kapitasi di Puskesmas Pragaan.

Kasus dugaan pemotongan bantuan dana APBN kapitasi di Puskesmas Pragaan diharapkan bisa diselesaikan secara internal dan diproses secara objektif.

"Kami minta diselesikan diinternal dulu, harus dilakukan secara objektif dan menyeluruh," kata Kepala Inspektorat Sumenep, Titik Suryati, Rabu (3/7/2019).

Suami Jual Istri untuk Ditiduri Lewat Media Sosial Twitter, Sediakan 2 Paket Esek-Esek ke Pemesan

Titik Suryati mengakui jika kasus dugaan pemotongan bantuan dana APBN tersebut sudah diketahui banyak orang.

Sebab, menurutnya, dana APBN itu sifatnya bukan rahasia, sehingga harus ditangani serius oleh Dinkes Sumenep karena menyangkut hak banyak orang.

"Jadi semua pihak staf harus dimintai keterangan, karena kami juga sudah mendapat laporan terkait ini. Namun, kami minta Dinkes dulu yang menelusuri," katanya.

Di tempat terpisah, Kabid Kepegawaian Dinkes Sumenep, Nur Insan menegaskan jika persoalan itu bukanlah kewenangannya.

Perempuan Penderita Obesitas Asal Sidoarjo Meninggal Dunia, Dokter Rumah Sakit Ungkap Penyebabnya

"Lebih baiknya Anda ke kantor saja menemui pak Plt Dinkes," kata Nur Insan pada TribunMadura.com, Rabu (3/7/2019).

Kepala Puskesmas Pragaan, dr Yatimul, diduga menyunat dana bantuan dana kapitasi sebesar 15 persen dari total anggaran yàng diterima setiap bulan.

Perbulannya, Puskesmas Pragaan mendapat dana APBN sebesar Rp 180 juta lebih.

Namun, dr Yatimul membantah pemberitaan jika dirinya memotong dana bantuan dana kapitasi.

Via Vallen & Nella Kharisma Bakal Dihadirkan pada Sidang Kosmetik Ilegal Pengadilan Negeri Surabaya

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved