Berita Surabaya

Mantan Ketua PSSI Kota Pasuruan Tersandung Kasus Korupsi, Polda Jatim Periksa 82 Orang Saksi

Mantan Ketua PSSI Kota Pasuruan tersandung kasus dugaan korupsi dana hibah pemain sepak bola.

Mantan Ketua PSSI Kota Pasuruan Tersandung Kasus Korupsi, Polda Jatim Periksa 82 Orang Saksi
TRIBUNMADURA.COM/LUHUR PAMBUDI
Wadirreskrimsus Polda Jatim, AKBP Arman Asmara saat rilis kasus korupsi dana hibah pemain sepak bola, Kamis (4/7/2019). 

Mantan Ketua PSSI Kota Pasuruan tersandung kasus dugaan korupsi dana hibah pemain sepak bola

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Sebanyak 82 saksi diperiksa penyidik Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jatim terkait kasus korupsi dana hibah pemain sepak bola.

Kasus dugaan korupsi dana hibah pemain sepak bola tersebut melibatkan tersangka mantan Ketua PSSI Kota Pasuruan berinisal EH alias Dede.

Wadirreskrimsus Polda Jatim, AKBP Arman Asmara menuturkan, pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan secara bertahap pada 82 orang saksi tersebut.

Polda Jatim Ringkus Mantan Ketua PSSI Kota Pasuruan Terkait Korupsi Dana Hibah Miliaran Rupiah

"Ini akan berkembang lagi, karena sementara berproses di subdit," kata AKBP Arman Asmara, Kamis (4/7/2019).

AKBP Arman Asmara mengungkapkan, pihaknya sejauh ini memeriksa Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Pasuruan, PSSI Kota Pasuruan, BPK Bank Jatim, dan 30 orang pesepak bola.

Tak hanya itu, AKBP Arman Asmara juga menyita beberapa berkas berisi dokumen keuangan milik EH.

"Kemudian beberapa yang kami sita di sini ada dokumen kemudian ada laptop di sini," ungkap AKBP Arman Asmara.

Seperti diketahui, mantan Ketua PSSI Kota Pasuruan berinisal EH alias Dede diringkus penyidik Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jatim.

Liga 1 2019 Madura United Vs PSM Makassar, Andik Rendika Rama Siap Bendung Kecepatan Bayu Gatra

EH diduga melakukan korupsi dana hibah para pemain sepak bola yang dinaungi PSSI Kota Pasuruan.

Dana hibah yang dikorupsi pelaku berasal dari kucuran dana yang diberikan oleh KONI Kota Pasuruan, senilai Rp 15.249.970.000.

Sejatinya, dana tersebut digunakan oleh PSSI untuk melakukan pembinaan para atlet pemain sepak bola muda U-16, U-19, dan Liga Remaja.

Namun, oleh EH, dana tersebut disunat Rp 3.883.480.409, untuk kepentingan pribadinya selama menjabat.

"Jadi, yang seharusnya diberikan kepada pemain, contoh pemain diberikan Rp 2,5 juta, banyak diberikannya di Rp 1,7 juta. Contohnya gitu," pungkasnya.

Berantas Pengendara Motor yang Melawan Arus, Pihak Terminal Purabaya Harus Kucing-Kucingan

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved