Pilkada Surabaya

Bidik Kemenangan & Demi Harga Diri, PDIP Belum Tentu Usung Kader Sendiri di Pilkada Surabaya

Bidik Kemenangan dan Demi Harga Diri Partai, PDIP Belum Tentu Usung Kader Sendiri di Pilkada Surabaya.

Bidik Kemenangan & Demi Harga Diri, PDIP Belum Tentu Usung Kader Sendiri di Pilkada Surabaya
TRIBUNMADURA/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Ketua DPD PDIP Jatim, Kusnadi - Bidik Kemenangan dan Demi Harga Diri, PDIP Belum Tentu Usung Kader Sendiri di Pilkada Surabaya. 

Bidik Kemenangan dan Demi Harga Diri , PDIP Belum Tentu Usung Kader Sendiri di Pilkada Surabaya

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - PDI Perjuangan (PDIP) kembali mentargetkan kemenangan pada Pilkada Surabaya 2020.

Ketua DPD PDIP Jatim, Kusnadi mengatakan, sejak jaman reformasi 1998, PDIP selalu memenangkan kontestasi Pilkada Surabaya.

"Maka kemudian untuk Pilkada 2020, jangan sampai lepas dari PDIP. Karena ini juga berhubungan dengan harga diri (partai) kita," tegas Kusnadi, Sabtu (6/7/2019).

Untuk itu, kedepannya PDIP akan sangat berhati-hati dalam memilih calon yang akan diusung dalam Pilwali Surabaya 2020.

“Surabaya ini adalah kota pelajar, dimana rasionalitasnya masyarakat di Surabaya begitu tinggi. Kita memang perlu cermat, perlu hati-hati untuk menentukan siapa yang akan dicalonkan," ucapnya.

Kusnadi sendiri mengaku sampai saat ini PDIP belum menentukan siapa yang akan diusung dalam Pilkada Surabaya 2020 nanti.

"Kalau ditanya sekarang siapa calonnya, memang belum ada, karena memang belum mulai proses penyaringan, penjaringan dan pendaftarannya," ucap politisi yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim ini.

PDIP Beri Sindiran Keras ke Risma Jelang Pilkada Surabaya 2020, Hal Prinsip Ini yang Jadi Pemicunya

Jika Kepala Bappeko Eri Cahyadi Ikuti Jejak Risma, Berat Bagi PDIP Mengusungnya di Pilkada Surabaya

PKB Bungkam Soal Pilkada Surabaya 2020, Pilih Pasrahkan Calon Wali Kota yang Diusung ke GP Ansor

Kusnadi juga membantah bahwa PDIP sudah pasti mengusung Ketua DPC Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana dalam Pilkada Surabaya 2020.

"Belum ada final (Whisnu Sakti Buana), prosesnya saja belum kok. Pertandingannya belum mulai, kok sudah final," katanya

Ia melanjutkan, dalam penjaringan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nanti PDIP memang akan lebih memprioritaskan kader internalnya namun hal tersebut tidak mutlak.

Sehingga masih ada kesempatan tokoh dari luar partai atau juga masyarakat umum untuk mendaftar melalui PDIP.

"Kalau dari kader ini belum memberikan suatu gambaran untuk menang kenapa kok bukan tokoh yang ada di luar kader," ucapnya.

PDIP sendiri, lanjut Kusnadi mempunyai tolok ukur dalam penjaringan untuk melihat apakah bakal calon yang mendaftar sesuai dengan kriteria PDIP atau tidak.

Mulai dari rekam jejak, lalu komitmen bakal calon kepada masyarakat secara umum dan juga kepada partai, serta kualifikasi lainnya.

Ingin Warnai Pilkada Surabaya 2020, PSI Elus-elus Tiga Nama ini Untuk Jadi Suksesor Wali Kota Risma

Whisnu Sakti Buana Klaim Didukung PDIP Surabaya Maju di Pilwali Surabaya 2020, untuk Gantikan Risma

Ingin Duet Senior-Milenial di Pilkada Surabaya, PAN Sebut Mantan Bupati Masfuk & Ketua Muhammadiyah

Vinsensius Awey Diusung Nasdem Maju dalam Pilkada Surabaya 2020, Sudah Temui Ipong Muchlissoni

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved