Berita Sampang

Batik Pamekasan Mulai Go Internasional, Dubes RI di Tanzania Wajibkan Stafnya Pakai Batik Pamekasan

Batik Pamekasan Mulai Go Internasional, Dubes RI di Tanzania Wajibkan Para Stafnya Memakai Batik Pamekasan Madura.

Batik Pamekasan Mulai Go Internasional, Dubes RI di Tanzania Wajibkan Stafnya Pakai Batik Pamekasan
TRIBUNMADURA/IST
Staf Kedubes di Tanzania saat menggunakan batik asli dari Kabupaten Pamekasan Madura, Selasa (9/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Usaha Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mempromosikan batik Pamekasan Madura hingga ke mancanegara, tampaknya mulai membuahkan hasil.

Ini setelah Dubes RI untuk Tanzania Prof Dr Ratlan Pardede mewajibkan seluruh staf Kedubes RI di Tanzania untuk memakai seragam batik asal Pamekasan mulai hari Senin hingga Rabu.

"Jadi seluruh pegawai Kedutaan besar Indonesia yang berada di Tanzania, saya wajibkan untuk memakai seragam batik buatan pengrajin asal Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur," kata Ratlan Pardede saat dihubungi via telepon oleh TribunMadura.com, Selasa (9/7/2018).

Menurut Ratlan Pardede, kebijakan tersebut diterapkan di Tanzania agar budaya batik Indonesia khususnya batik Pamekasan Madura supaya dikenal dunia internasional.

"Menurut saya memakai batik membuat orang dari negaea lain senang dan memang batik adalah cerminan masyarakat Indonesia. Dan perlu kita ketahui, memakai batik berarti kita turut membuat Indonesia bersinar di mata dunia," ujarnya.

Batik Pamekasan Go Internasional, Dipamerkan pada Pameran Internasional Saba-saba di Afrika

Demi Sensasi, ASA Suami Jual Istri Sering Layani Hubungan Badan Tak Wajar, Tarif Jutaan Laris Manis

Kagum Motif Batik Pamekasan yang Kontemporer, Gubernur Khofifah Borong Batik di Pasar 17 Agustus

Sedangkan, Gustafa Hecu dan Grace Mbisse yang merupakan staf Kedubes Indonesia di Tanzania mengaku senang dan bangga karena sudah bisa memakai seragam batik asli dari Pamekasan.

"Jujur saya senang sekali memakai seragam batik buatan orang Madura, Pamekasan. Corak serta motif batiknya sangat luar biasa," ucapnya.

Dikonfirmasi mulai mendunianya batik Pamekasan Madura tersebut, Dian, pengusaha batik Pamekasan yang mengikuti pameran Saba-saba di Tanzania mengatakan, pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada Kedubes yang telah bersedia bekerjasama untuk mengikuti pameran Saba-saba di Tanzania yang di mulai sejak tanggal 07 sampai 21 Juli 2019.

"Saya ucapkan banyak terimakasih kepada bapak Kedubes RI yang berada di Tanzania atas kerjasamanya," tegas Dian.

Ingin Pengrajin Batik di Pamekasan Lebih Dihargai, Ini Terobosan yang Dilakukan Bupati Baddrut Tamam

Gorok Leher Istri di Depan Dua Anaknya, Sang Suami Kesal Karena Ditolak Berhubungan Badan Sang Istri

Perut Bayi 4 Bulan Membesar Akibat Orang Tuanya Memberi Makan Nasi, Bisa Jadi Pelajaran Orang Tua

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved