Berita Surabaya

Divonis 3,5 Tahun Penjara, Pasutri Pengguna Sabu ini Menangis Ingat 3 Buah Hatinya yang Masih Kecil

Terdakwa kasus narkotika jenis sabu menangis di hadapan hakim karena teringat dengan ketiga anaknya yang masih kecil.

Divonis 3,5 Tahun Penjara, Pasutri Pengguna Sabu ini Menangis Ingat 3 Buah Hatinya yang Masih Kecil
TRIBUNMADURA.COM/SYAMSUL ARIFIN
Terdakwa kasus narkotika jenis sabu saat divonis majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (10/7/2019). 

Terdakwa kasus narkotika jenis sabu menangis di hadapan hakim karena teringat dengan ketiga anaknya yang masih kecil

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Terdakwa kasus narkotika jenis sabu, Sri Wuryaningsih, tak henti-hentinya menangis di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (10/7/2019).

Dia bersama suaminya, Endro Setiawan divonis dua tahun tiga bulan karena terbukti mengkonsumsi sabu seberat 2,88 gram di rumahnya.

"Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan bersalah," ujar ketua majelis Pengadilan Negeri Surabaya, R Anton Widyopriyono saat membacakan amar putusan.

Setelah Pukul Kekasih hingga Berdarah karena Cemburu, Pria ini Bawa Pacarnya Menginap di Kamar Kost

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa selama masing-masing dua tahun tiga bulan," sambung dia.

Sri Wuryaningsih menangis mendengar vonis itu karena teringat dengan ketiga anaknya yang masih kecil.

Vonis itu lebih ringan dari tuntutan JPU Damang Amubowo, yang menuntut keduanya dipenjara selama tiga tahun enam bulan.

Hakim menilai, hal yang meringankan pasutri ini bersikap sopan, mengakui kesalahannya, dan berjanji tidak mengulangi lagi.

Ciduk Kekasih Bertukar Pesan dan Terima Telpon Lelaki Lain, Pria ini Pukul Pacarnya hingga Berdarah

Menanggapi putusan itu, dengan berat hati Sri dan Endro mengaku menerima.

Sementara itu, penasihat hukumnya, Moch Hamim menilai, vonis yang dijatuhkan sepadan.

Halaman
12
Penulis: Syamsul Arifin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved