Berita Pamekasan

Petani Prediksi Harga Jual Tembakau Madura Naik 25 Persen, Tapi Disperindag Sebut Hanya Naik Segini

Petani Prediksi Harga Jual Tembakau Tahun Ini Naik 25 Persen, Tapi Kepala Disperindag Pamekasan Sebut Hanya Naik Segini.

Petani Prediksi Harga Jual Tembakau Madura Naik 25 Persen, Tapi Disperindag Sebut Hanya Naik Segini
TRIBUNMADURA/KUSWANTO FERDIAN
Petani tembakau di Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura saat mengecek tanaman tembakaunya, Rabu (10/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Memasuki musim tanam tembakau awal di awal bulan Juli ini, petani tembakau di Pamekasan Madura memprediksi harga tembakau Madura bakal naik hingga 25 persen menjadi Rp 50.000 per kilogram (kg) dibandingkan tahun 2018 lalu.

Pasalnya, produktifitas dan kualitas tembakau pada musim tanam periode ini, diperkirakan lebih baik ketimbang tahun lalu.

"Untuk tahun ini curah hujan tidak setinggi tahun lalu sehingga produktifitas tembakau diprediksi naik," kata Nirun, anggota kelompok tani tembakau di Desa Kolpajung, Pamekasan, Madura, Kamis (11/7/2019).

Menurutnya, prediksi kenaikan harga tembakau sebanyak 25 persen dianggap wajar.

Sebab selain ongkos produksi naik, ongkos distribusi juga naik rata-rata 10 persen.

"Kalau tahun lalu perkilo harga tembakau sekitar Rp 35-37 ribu. Ya kami selaku petani berharap tahun ini ada kenaikan," harap Nirun.

Sementara itu, Kepala Disperindag Pamekasan, Bambang Edy Suprapto menjelaskan, sesuai dengan hasil perhitungan yang dilakukan pemkab bersama asosiasi petani tembakau Pamekasan diketahui, bahwa break event poin (BEP) harga jual tembakau Madura pada musim tanam tembakau tahun ini sebesar Rp 40.297 per kilogram.

“Pada musim tanam tembakau 2018, BEP harga beli tembakau yang ditetapkan Pemkab Pamekasan sebesar Rp 39.931 per kilogram, atau naik sebesar Rp 366 per kilogram,” katanya.

Menurut dia, penentuan BEP agar menjadi patokan harga terendah bagi pihak pabrikan dalam membeli tembakau dari pihak petani.

"Kajian tentang penentuan BEP oleh pihak pabrikan ini telah dilakukan Disperindag Pemkab Pamekasan sejak tahun 2013. Kala itu, BEP yang ditetapkan Pemkab Pamekasan sebesar Rp 26.793 per kilogram, lalu pada tahun 2014 sebesar Rp 29.396 per kilogram, dan pada tahun 2015 naik menjadi Rp 30.381 per kilogram," ucap Bambang Edy Suprapto.

Sedangkan pada tahun 2016 BEP harga beli tembakau yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 32.861 per kilogram, dan pada tahun 2017 sebesar Rp 36.978 per kilogram.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved