Berita Sumenep

Cuaca Terik Madinah Bikin Calon Jamaah Haji Rentan Penyakit, Begini Imbauan Tim Pemandu Haji Sumenep

para jamaah yang Resiko Tinggi (Resti) artinya diatas 60 - 70 tahun umurnya itu sangat rentan sekali terganggu kesehatannya

Cuaca Terik Madinah Bikin Calon Jamaah Haji Rentan Penyakit, Begini Imbauan Tim Pemandu Haji Sumenep
Wikipedia.org
Ilustrasi 

Cuaca Terik Madinah Bikin Calon Jamaah Haji Rentan Penyakit, Begini Imbauan Tim Pemandu Haji Sumenep

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Jumlah total Calon Jemaah Haji (CJH) Kloter 07 SUB Kabupaten Sumenep, Madura sejumlah 444 orang, dari jumlah tersebut yang butuh bantuan alat khusus kursi roda dan tongkat itu berjumlah 11 orang.

Sebab CJH Sumenep yang berusia lanjut atau uzdur itu diketahui sebanyak 60 persen.

"Ada sekitar 250 an orang CJH asal sumenep ini yang usia lanjut. Sehingga saat ini memang butuh perhatian khusus kondisi jamaah sekarang yang berusia lanjut tersebut," kata M Hasan Ubaidillah, Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) Kloter SUB 07 Kabupaten Sumenep, saat dikonfirmasi TribunMadura.com. Jumat (12/7/2019).

Bukan Terpeleset, Terkuak Sebab Kematian Pendaki Thoriq yang Jasadnya Ditemukan di Gunung Piramid

Remaja 16 Tahun Nyaris Dijadikan Budak Seks Sindikat Perdagangan Manusia, Lalu Diselamatkan Polisi

Usai Kejang-kejang di Rutan Medaeng Tokoh Bonek Cak Joner Lalu Meninggal, Presiden Persebaya Berduka

Menurutnya di Madinah saat ini untuk cuaca sangan terik sekali, sekitar 42 derajat.

Sehingga, para jamaah yang Resiko Tinggi (Resti) artinya diatas 60 - 70 tahun umurnya itu sangat rentan sekali dalam hal - hal yang bisa mengganggu kondisi kesehatannya.

M Hasan Ubaidillah mengaku, jika sudah ada kasus jamaah Resiko Tinggi (Resti) yang berusia 92 tahun dan jamaah itu mengalami gangguan jiwa berpotensi meresahkan jamaah yang laiannya.

"Yang pertama kasus jamaah Resti itu atas nama Ibu hj. Djuwairiyah bin Hasan yang usianya sudah 92 Tahun dan terpisah dari pendampingnya di dekat pintu 17 Masjid Nabawi setelah shalat subuh," paparnya.

Dalam kebingungan itu katanya, Alhamdulillah ditemukan oleh petugas dari Sektor 4 Madinah, dan secara kebetulan berpapasan dengan TKHI dari kloter 07 SUB yang bernama Arif Setiawan lalau di bawa ke hotel.

Pihaknya berpesan, agar jamaah yang sepuh jangan sampai di tinggalkan sendirian karena sangat menghawatirkan ditengah cuaca yang extrim.

"Karena Masjid Nabawi saat ini sudah mulai penuh dengan jamaah dari seluruh penjuru dunia," katanya.

Sementara untuk yang kedua kata M Hasan Ubaidillah, yakni kasus dimensia atau hilang ingatan.

"Hal itu juga apabila sampai tidak ada yang memperhatikan, maka akan beresiko tersesat atau mengganggu jamaah yang lain dan jamaah tersebut atas nama Toni bin Mahrabi," jelasnya.

Pria Bertopeng yang Buat Ibu Muda Merintih & Mertua Kaget Ternyata Pernah Dipenjara Atas Kasus ini

Sebulan Pacaran Pemuda Surabaya Mau Nikahi Gadis Bandung, Grand Max Bikin Bubar & Bongkar Belangnya

Demi Uang, 2 Gadis Berusia 15 Tahun ini Jual Keperawanannya ke Pembeli Kaya Seharga Rp 260 Juta

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved