Editan Wajah Dinilai Terlalu Cantik dari Wajah Aslinya, Caleg Terpilih DPD RI ini Digugat ke MK

Tergugat merupakan seorang Caleg terpilih DPD RI Nusa Tenggara Barat (NTB) Evi Apita Maya, dan yang menggugat juga merupakan seorang Caleg DPD

Editan Wajah Dinilai Terlalu Cantik dari Wajah Aslinya, Caleg Terpilih DPD RI ini Digugat ke MK
Kolase TribunMadura.com
Perbandingan wajah Evi Apita dengan yang di Alat Peraga Kampanye 

Editan Wajah Dinilai Terlalu Cantik dari Wajah Aslinya, Caleg Terpilih DPD RI ini Digugat ke MK

TRIBUNMADURA.COM - Seorang Caleg DPD RI NTB digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) akibat foto editan yang dianggap keterlaluan, bahkan terlalu beda dari wajah aslinya.

Tergugat merupakan seorang Caleg terpilih DPD RI Nusa Tenggara Barat (NTB) Evi Apita Maya, dan yang menggugat merupakan seorang Caleg DPD bernama Farouk Muhammad.

Menurut Farouk, Evi dianggap tidak jujur, dan bisa mempengaruhi pemilih untuk memilih Evi karena terlihat cantik, padahal pas foto berbeda dengan wajah asli Evi.

Foto itu juga diduga bisa menjadi pertimbangan masyarakat untuk memilih Evi di DPD RI.

Adegan Hubungan Intim Tamu Hotel Terlihat dari Luar, Warga Geruduk Hotel, Anak Kecil Jadi Korban

Remaja 16 Tahun Nyaris Dijadikan Budak Seks Sindikat Perdagangan Manusia, Lalu Diselamatkan Polisi

Bukan Terpeleset, Terkuak Sebab Kematian Pendaki Thoriq yang Jasadnya Ditemukan di Gunung Piramid

Demi memperkuat gugatannya, Heppy bakal menghadirkan ahli ke muka persidangan pada agenda mendengar keterangan saksi.

"Calon anggota DPD RI nomor urut 26 atas nama Evi Apita Maya diduga telah melakukan manipulasi atau melakukan pengeditan terhadap pas foto di luar batas kewajaran," papar Heppy dihadapan Majelis Hakim Konstitusi, ruang sidang MK, Jakarta Pusat, Jumat (12/7/2019).

foto Evi Apita Maya, peraih suara terbanyak calon DPD RI wilayah NTB.
foto Evi Apita Maya, peraih suara terbanyak calon DPD RI wilayah NTB. (Dok. KPU NTB via Kompas.com)

Tingkah Evi, lanjut Heppy tak berhenti di situ.

Setelah mengedit pas fotonya sendiri, Evi memasang foto editan tersebut pada alat peraga kampanye berupa spanduk, dan membubuhi logo DPD RI di dalamnya.

Padahal yang bersangkutan sebelumnya tidak pernah tercatat sebagai anggota DPD RI.

Halaman
1234
Editor: Aqwamit Torik
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved