Berita Sumenep

Calon Jamaah Haji Kabupaten Sumenep Dirawat di Rumah Sakit Madinah, Akibat Diare dan Diabetes

Hasan sapaan akrapnya berharap, dari jumlah total JCH Kloter 07 SUB Kabupaten Sumenep sebanyak 444 orang itu dalam keadaan sehat

Calon Jamaah Haji Kabupaten Sumenep Dirawat di Rumah Sakit Madinah, Akibat Diare dan Diabetes
istimewa
Calon Jamaah Haji Kabupaten Sumenep Dirawat di Rumah Sakit Madinah, Akibat Diare dan Diabetes 

Calon Jamaah Haji Kabupaten Sumenep Dirawat di Rumah Sakit Madinah, Akibat Diare dan Diabetes

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Seorang Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Sumenep harus menjalani perawatan di salah satu Rumah Sakit (RS) Al - Anshar Madinah, Arab Saudi karena mengalami penyakit diare dan diabetes, Senin (15/7/2019).

"Saat ini kondisi CJH Kloter 07 SUB Kabupaten Sumenep dalam keadaan relatif baik, hanya ada satu orang atas nama Kasmi Kasijo Roni, yang saat ini sedang di rujuk ke RS Al - Anshar Madinah karena akibat penyakit diare dan diabetes," kata M Hasan Ubaidillah, Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) Kloter 07 SUB Kabupaten Sumenep, saat dikonfirmasi TribunMadura.com. Senin (15/7/2019).

Hasan sapaan akrapnya berharap, dari jumlah total CJH Kloter 07 SUB Kabupaten Sumenep sebanyak 444 orang itu dalam keadaan sehat dalam menjalankan serangkaian ibadah haji.

Gara-gara Pulsa dan Token Listrik, Uang Rp 375 Juta Milik PNS di Tulungagung ini Habis Terkuras

Berikut Besaran Gaji PNS 2019, dan Info Pendaftaran CPNS dan PPPK 2019, Pahami Sebelum Mendaftar

Bangunkan Tukang Becak yang Tertidur di Kursi Penumpang, Warga Terkejut Temukan Hal Tak Terduga

Sebab tinggal dua hari lagi, CJH Sumenep itu akan bergeser ke Makkah.

Selain kondisi kesehatan kata Hasan, untuk kegiatan hari ini di Madinah adalah memberikan penyuluhan dan pemahaman Manasik Haji dan Umroh.

"Kegiatan itu khususnya bagi jamaah yang tidak tergabung dalam Kelompok Bimbingan Jamaah Haji (KBIH), karena hari Rabu (17 Juli 2019) mendatang CJH Kloter 07 SUB akan bergeser ke Makkah dan sekaligus melaksankan umrah demgan mengambil Miqot di Bir Ali ( Dzulhulaifah)," paparnya.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved