Berita Malang

Kisah Haru Bocah 8 Tahun Jadi Pengamen Jalanan, Cari Nafkah Demi Hidupi Ibu yang Sakit di Rumah

Bocah asal Kota Malang ini menghabiskan masa kanak-kanaknya dengan mencari nafkah untuk ibunya yang sakit.

Kisah Haru Bocah 8 Tahun Jadi Pengamen Jalanan, Cari Nafkah Demi Hidupi Ibu yang Sakit di Rumah
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
ilustrasi Pengamen jalanan 

Bocah asal Kota Malang ini menghabiskan masa kanak-kanaknya dengan mencari nafkah untuk ibunya yang sakit

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Tidak seperti bocah sekolah dasar pada umumnya, Naga Putra Wicaksana (8), warga Kota Malang ini, harus menghabiskan masa kanak-kanaknya dengan kerja keras.

Saat teman-teman seusianya bermain, Naga justru sibuk mencari nafkah dengan mengamen di pertempatan jalan dan warung-warung makan.

Bukan untuk jajan, uang hasil mengamen itu digunakan Naga untuk membiayai ibunya, Siti Aisyah (33), yang sedang sakit di rumahnya.

Fachrudin Aryanto Diinginkan Klub Lain, Madura United Pastikan Lepas Pemainnya dengan Syarat ini

Mengamen dan meminta-minta di jalanan, Naga tiru dari ibunya dulu yang merupakan seorang tuna wisma.

Ibu Naga kini terbaring lemah di rumahnya, setelah  mengalami sebuah kecelakaan hebat di Situbondo, April lalu.

Kecelakaan itu mengakibatkan kaki kiri dan tangan kiri dari ibunya Naga patah.

"Ayah saya sudah tidak ada, saya yang mencuci, memasak, dan mencarikan uang untuk ibuk setiap hari," ucap Naga kepada SuryaMalang.com (Grup TribunMadura.com) Minggu (14/7/2019).

Rahmawati (24), tetangga Naga mengaku, hanya Naga yang mengurus ibunya sendiri di rumah sejak kecelakaan itu.

Rekomendasi Sunblock atau Sunscreen Kulit, Katakan Selamat Tinggal Gosong dan Belang saat Berenang

"Naga ini anaknya sebenarnya pintar dan dia itu nurut. Tapi kadang kalau lagi main gitu sampai gak pulang-pulang," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Rifky Edgar
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved