Berita Pamekasan

Sejumlah Calon dari Luar Daerah Diisukan Mengikuti Pilkades Serentak di Pamekasan, Warga Tolak Keras

Namun, kini di sejumlah desa di Pamekasan beredar isu bahwa akan banyak calon Kepala Desa dari luar yang akan mendaftarkan diri dan akan ikut bersaing

Sejumlah Calon dari Luar Daerah Diisukan Mengikuti Pilkades Serentak di Pamekasan, Warga Tolak Keras
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Warga Desa Tolonto Ares, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan saat membentangkan banner, Senin (15/7/2019). 

Sejumlah Calon dari Luar Daerah Diisukan Mengikuti Pilkades Serentak di Pamekasan, Warga Tolak Keras

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Jelang pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Pamekasan menuai beberapa kontroversi dan isu yang beredar di masyarakat Pamekasan.

Pasalnya sejumlah calon mulai mempersiapkan diri untuk mengikuti kontestasi pemilihan Pilkades tersebut.

Namun, kini di sejumlah desa di Pamekasan beredar isu bahwa akan banyak calon Kepala Desa dari luar yang akan mendaftarkan diri dan akan ikut bersaing dalam kontestasi Pilkades itu.

Salah satunya isu yang beredar kuat tentang hal tersebut yakni di Desa Tolonto Ares, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan.

Pembantu Gondol Berlian Rp 850 Juta Milik Majikan setelah 6 Bulan Kerja, Langsung Resign Tanpa Pamit

Gara-gara Pulsa dan Token Listrik, Uang Rp 375 Juta Milik PNS di Tulungagung ini Habis Terkuras

Bangunkan Tukang Becak yang Tertidur di Kursi Penumpang, Warga Terkejut Temukan Hal Tak Terduga

Merespon mencuatnya isu itu, sejumlah warga, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda Desa Tolonto Ares langsung membuat 'Gerakan Tolak Calon Kepala Desa dari Luar'.

Tokoh Masyarakat Desa Tolonto Ares, Hilal Alwahid mengatakan, ia bersama warga, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat membuat gerakan tersebut hanya ingin menciptakan kekondusifan di Desa Tolonto Ares jelang Pilkades ini.

"Kami membuat gerakan ini, karena ada informasi pada Pilkades serentak khususnya di Kecamatan Waru yang akan diselenggarakan tanggal 11 bulan september ini akan ada calon yang berasal dari luar Desa Tolonto Ares," kata Hilal Alwahid kepada TribunMadura.com, Senin (15/7/2019).

"Makanya atas dasar informasi itu dan tanpa dikoordinir dari salah satu calon mana pun membuat gerakan menolak calon kepala desa dari luar Desa Tolonto Ares. Itu juga sebagai bentuk protes kami jika nanti ada calon dari luar yang akan mendaftar menjadi kades di Desa Tolonto Ares," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved