Akibat Korsleting Listrik Gudang dan Kandang di Bojonegoro Terbakar, 14 Ekor Kambing Terpanggang

Sebuah rumah yang difungsikan gudang sekaligus kandang kambing di Desa Plesungan, Kecamatan Kapas, terbakar sekitar pukul 16.15 WIB.

Akibat Korsleting Listrik Gudang dan Kandang di Bojonegoro Terbakar, 14 Ekor Kambing Terpanggang
TRIBUNMADURA.COM/MOCHAMMAD SUDARSONO
Petugas Damkar saat melakukan pemadaman rumah yang difungsikan untuk gudang dan kandang kambing, yang terbakar, Selasa (16/7/2019), sore. 

Akibat Korsleting Listrik Gudang dan Kandang di Bojonegoro Terbakar, 14 Ekor Kambing Terpanggang

TRIBUNMADURA.COM, BOJONEGORO - Kebakaran kembali terjadi di Bojonegoro, usai warung dan tempat jahitan ludes terbakar di Desa Sidomukti, Kecamatan Kepohbaru, Selasa (16/7/2019), sekitar pukul 03.00 WIB.

Sebuah rumah yang difungsikan gudang sekaligus kandang kambing di Desa Plesungan, Kecamatan Kapas, terbakar sekitar pukul 16.15 WIB.

Rumah tersebut diketahui milik Ruslan (65), pensiunan PNS.

Kabid Damkar BPBD Kabupaten Bojonegoro, Sukirno mengatakan, petugas menerima informasi kebakaran pukul 16.27 WIB.

Begitu sampai lokasi pukul 16.35 WIB langsung melakukan pemadaman dan api berhasil dimatikan pukul 17.50 WIB, dengan melibatkan 3 unit mobil Damkar dari pos kota dan 11 personil.

Hotman Paris Ungkap Dapat Honor Rp 50 M dari Klien, Sebut Kasus ini Jadi Ladang Bisnis Pengacara

Dilaporkan Warga Sering Berada di Dekat Pasar, Pasutri Asal Kediri ini Akhirnya Ditangkap Polisi

Perut Bayi 4 Bulan Membesar Akibat Orang Tuanya Memberi Makan Nasi, Bisa Jadi Pelajaran Orang Tua

"Penyebab kebakaran karena konsleting listrik, karena tidak ada perapian di lokasi," Ujarnya kepada wartawan.

Dia menjelaskan, akibat kejadian kebakaran tersebut, sebanyak 14 ekor kambing tidak terselamatkan.

Sehingga dalam kondisi tewas terpanggang.

Kondisi gudang yang juga sebagai kandang itu rusak bagian fisiknya 25 persen. Untuk jumlah kerugian materi ditaksir mencapai Rp 85 Juta.

"Ada 14 ekor kambing mati, kerugian mencapai Rp 85 juta. Untuk korban jiwa tidak ada," Pungkasnya.

Sekadar diketahui sebagaimana diberitakan sebelumnya, untuk warung yang terbakar milik Muslikah (40) warga Sidomukti, kerugian diperkirakan Rp 20 juta, meliputi luas bangunan warung (4x15 m) dan isi warung ada TV, lemari, kulkas, sembako, peralatan memasak serta uang tunai sebanyak Rp 1,5 juta.

Sedangkan untuk tempat jahitan milik Kosen (42) warga Desa Kepoh, Kecamatan setempat, kerugian ditaksir Rp 10 juta, meliputi luas tempat penjahit luas (3x4 m) dan isi terdapat peralatan menjahit, serta kain. (Mochammad Sudarsono)

Penulis: Mohammad Sudarsono
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved