Berita Pamekasan

Polres Pamekasan Beri Pemahaman Jati Diri Bangsa Indonesia, Tangkal Perilaku Negatif Remaja

Hal tersebut dilakukan untuk membentuk sikap, prilaku dan moral para siswa sebagai upaya menangkal berbagai pengaruh negatif.

Polres Pamekasan Beri Pemahaman Jati Diri Bangsa Indonesia, Tangkal Perilaku Negatif Remaja
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Polres Pamekasan Beri Pemahaman Jati Diri Bangsa Indonesia, Tangkal Perilaku Negatif Remaja 

Polres Pamekasan Beri Pemahaman Jati Diri Bangsa Indonesia, Tangkal Prilaku Negatif Remaja

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Masa Orientasi Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), merupakan kegiatan yang rutin diselenggarakan setiap tahun oleh pihak sekolah, khususnya di Kabupaten Pamekasan.

Hal tersebut dilakukan untuk membentuk sikap, prilaku dan moral para siswa sebagai upaya menangkal berbagai pengaruh negatif.

Seperti yang saat ini dilakukan oleh SMP dan SMA Plus Nurul Karomah yang berada di Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan yang melakukan kegiatan MPLS, Selasa (16/7/2019).

Dalam kegiatan MPLS itu, jajaran personel kepolisian Polres Pamekasan memberikan materi tentang 'Jati Diri Bangsa Indonesia' yang pada kesempatan tersebut dilakukan oleh Wakapolsek Padewamu, Ipda Nanang H.P.

Hotman Paris Ungkap Dapat Honor Rp 50 M dari Klien, Sebut Kasus ini Jadi Ladang Bisnis Pengacara

Dilaporkan Warga Sering Berada di Dekat Pasar, Pasutri Asal Kediri ini Akhirnya Ditangkap Polisi

Meski Jokowi dan Maruf Amin Sudah Ditetapkan Sebagai Pasangan Capres Terpilih, TKD Jatim Belum Bubar

Ipda Nanang H.P menyampaikan, pemberian materi tentang jati diri Bangsa Indonesia merupakan hal yang sangat penting.

Hal itu sebagai upaya untuk mewujudkan sifat dan watak siswa lebih berkarakter.

Selain itu untuk mewujudkan kualitas peserta didik dan berwawasan kebangsaan.

"Tentunya hal ini kami lakukan untuk memberikan pengetahuan mengenai wawasan kebangsaan kepada para siswa," kata Ipda Nanang H.P kepada TribunMadura.com.

Selain itu Ipda Nanang H.P mengaku, ia memberikan wawasan kebangsaan kepada siswa, untuk mengantisipasi berbagai pengaruh negatif akibat dari perkembangan tegnologi.

Terutama maraknya pengunaan HP dan internet yang berisi konten negatif.

"Materi yang kami berikan berisi imbauan kepada siswa agar tidak berbuat sesuatu yang menyimpang dari ajaran agama dan yang melanggar hukum," tegasnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved