Berita Sumenep

Tanggapi Soal Kritikan DPKS, Kacabdin Provinsi Jatim Wilayah Sumenep Sebut Tak Akan Izinkan DPKS

Menurut Sugiono Eksantoso, Tim Moniv sudah banyak yang turun ke SMA/SMK di wilayah kabupaten Sumenep.

Tanggapi Soal Kritikan DPKS, Kacabdin Provinsi Jatim Wilayah Sumenep Sebut Tak Akan Izinkan DPKS
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Provinsi Jatim Wilayah Sumenep, Sugiono Eksantoso. 

Tanggapi Soal Kritikan DPKS, Kacabdin Provinsi Jatim Wilayah Sumenep Sebut Tak Akan Izinkan DPKS

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, Sumenep - Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Provinsi Jatim Wilayah Sumenep, Sugiono Eksantoso akhirnya menanggapi pernyataan Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) yang merasa tidak diberikan ruang dan menilainya terkesan tertutup.

"Karena ini wilayahnya Provinsi, yang jelas saya tidak akan memberikan izin kepada DPKS untuk melakulan monitoring Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)," kata Sugiono Eksantoso, melalui sambungan telpon pribadinya. Selasa (16/7/2019).

Menurut Sugiono Eksantoso, Tim Moniv sudah banyak yang turun ke SMA/SMK di wilayah kabupaten Sumenep.

Yakni ada dari Dinas Provinsi Jatim itu Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Jatim, BKD Provinsi Jatim, Bakorwil dan Pengawas.

Hotman Paris Ungkap Dapat Honor Rp 50 M dari Klien, Sebut Kasus ini Jadi Ladang Bisnis Pengacara

Kerja di Perusahaan Tambang Batu Bara saat 20 Bulan Jadi Buron, Pemuda ini Akhirnya Ditangkap Polisi

Madura United Tersungkur di Kandang Persipura Jayapura, Dejan Antonic Soroti Konsentrasi Pemainnya

"Tidak ada tupoksinya itu, dan saya tidak takit. Coba SD dan SMP itu datangi, jangan SMA - SMK. Kalau sebatas koordinasi monggo, tapi kalau Moniv tidak bisa dan untuk apa? dan itu sudah ada Tim yang turun ," tanya Sugiono.

Bahkan kata dia, jika memang DPKS ingin memperbaiki pendidikan di Sumenep kedepan lebih baik seharusnya sekolah - sekolah yang sudah dipilih dan bukan sekolah yang sudah maju seperti SMK Sumenep, Kalianget dan SMA 1 dan 2 Sumenep.

"Kalau mau memperbaiki kualitas pendidikan di Sumenep, mari kalau mau datang ke Masalembu. Mari berpikir bagaimana pendidikan di Masalembu, Sapeken lebih baik kedepan. Saya sekarang ada di Kangean. Bukan auditor atau pengawas boro - boro mau ikut memeriksa, lucu itu," tegasnya.

Untuk diketahu sebelumnya, Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) Mohammad Suhaidi, menyesali sikap Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Jatim) Wilayah Sumenep

Halaman
12
Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved