Berita Tuban

Memasuki Musim Kemarau, Ribuan Warga Tuban Gelar Ritual Berebut Buceng di Pemandian Bektiharjo

Memasuki Musim Kemarau, Ribuan Warga Tuban Gelar Ritual Berebut Buceng di Pemandian Bektiharjo.

Memasuki Musim Kemarau, Ribuan Warga Tuban Gelar Ritual Berebut Buceng di Pemandian Bektiharjo
TRIBUNMADURA/MOHAMMAD SUDARSONO
Warga Tuban membawa sedikit nasi untuk didoakan sebagai proses ritual bentuk rasa syukur atas limpahan air dari sumber di Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Rabu (17/7/2019). 

Memasuki Musim Kemarau, Ribuan Warga Tuban Gelar Ritual Berebut Buceng di Pemandian Bektiharjo

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Bertepatan memasuki musim kemarau, ribuan masyarakat Kabupaten Tuban yang berada di Kecamatan Semanding, melakukan ritual berebut buceng, bertempat di kawasan pemandian Bektiharjo, Rabu (17/7/2019).

Ritual yang dilakukan ini melibatkan tiga desa, yaitu Prunggahan Wetan, Prunggahan Kulon, dan Bektiharjo.

Sedangkan dua desa lainnya yakni Semanding dan Tegalagung menyusul di hari lain.

Buceng beserta jajanan yang dibawa oleh ibu-ibu dikumpulkan terlebih dulu, lalu didoakan oleh pendoa.

Kemudian segepal nasi dilempar ke Sendang sebagai proses ritual.

"Ritual ini diikuti lima Desa di Kecamatan Semanding, tapi baru tiga yang ikut dan dua sisanya di hari lain," Kata Juru Kunci Pemandian Bektiharjo, Hartono.

Menurut Hartono, ritual dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan air dari sumber Bektiharjo.

Air sangat bermanfaat, bisa untuk mengairi sawah para petani, minum, masak, mencuci, untuk keperluan rumah tangga, dan kegiatan warga lainnya.

Sehingga warga selalu melakukan ritual syukuran atau sedekah bumi setiap setahun sekali, yang dilakukan pada Rabu pon.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Sudarsono
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved