Breaking News:

Pilkada Lamongan

Perang Bintang di Pilkada Lamongan, WABUP SEKDA ANAK BUPATI dan mantan Pj Bupati Saling Berhadapan

Perang Bintang di Pilkada Lamongan 2020, WABUP SEKDA ANAK BUPATI dan mantan Pj Bupati Saling Berhadapan

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Mujib Anwar
Kolase/SURYA
Mantan Pj Bupati Lamongan Wahid Wahyudi, Wakil Bupati Lamongan Kartika Hidayati, dan Sekda Lamongan Yuhronur Effendi. 

Menurutnya, masyarakat sudah cerdas bagaimana pemimpin yang mereka butuhkan.

Meski belum berani terang-terangan maju Cabup di Pilkada Lamongan 2020, Kartika Hidayati mengaku siap jika dibutuhkan masyarakat.

Menurutnya, ia bukan hanya memiliki Muslimat, tapi Ormas lain, seperti Muhammadiyah, LDII serta Ormas lain juga ada hubungan baik dengan dirinya.

"Saya sama teman Muhammadiyah juga hubungan baik. Jadi tidak hanya kalangan Muslimat atau NU," tandasnya.

Pemandangan lain yang intens muncul adalah Biin Abdussalam, mantan PC NU Lamongan.

Biin Abdussalam gencar memasang banner di banyak sudut dan lokasi strategi di wilayah Kabupaten Lamongan.

"Itu banner yang dipasang sangat jelas maksudnya untuk ikut running Pilkada," kata Faisol warga Tumenggungan Kota Lamongan.

Kisah Kopassus Turunkan 3 Pendekar Sakti Asal Banten Untuk Tangkal Ilmu Gaib Musuh & Menangkan Misi

Dipicu Unggahan di Facebook, Sekelompok Peminum di Tuban Menyeroyok Dua Orang Asal Lamongan

Untuk diketahui, pada tahun 2020, Kabupaten Lamongan akan menjadi salah satu daerah yang dijadwalkan akan menggelar Pilkada Serentak bersama sejumlah daerah lainnya.

Di Jatim sendiri, ada sebanyak 19 kabupaten/kota yang menggelar Pilkada Serentak 2020.

Meski demikian, hingga saat ini, KPU Lamongan belum bisa menentukan partai politik yang dapat mengusung calonnya sendiri tanpa harus berkoalisi dengan partai politik lainya.

"Kita masih menunggu hingga pasca penetapan, baik penetapan nama caleg jadi maupun perolehan kursi masing-masing parpol di DPRD Lamongan," kata Ketua KPU Lamongan, Mahrus Ali.

Kondisi tersebut, lanjut Mahrus Ali, membuat KPU bisa menentukan parpol mana bisa mengusung calon bupati atau calon bupati untuk ditarungkan dalam Pilkada Lamongan 2020.

Sesuai UU Nomor 10 Tahun 2016 pasal 40 menyebutkan, bahwa Partai Politik atau gabungan Partai Politik dapat mendaftakan pasangan calon jika telah menemuhi persyaratan perolehan suara.

Yakni, paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi dewan perwakilan rakyat daerah atau 25 persen dari akumulasi perolehan suara sah dalam pemilihan umum anggota DPRD.

Suami Asal Lamongan ini Jual Istri Sendiri Rp 3 Juta Untuk Layanan Seks Menyimpang

Adu Kencang Dalam Balapan Liar, Motor Pelajar di Lamongan Adu Kepala, Dua Siswa Tewas Seketika

Gara-gara Pulsa dan Token Listrik, Uang Rp 375 Juta Milik PNS di Tulungagung ini Habis Terkuras

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved