Berita Malang

Harga Cabai Rawit Terus Meningkat Sepekan Terakhir, Kenaikan Per Harinya Bisa Capai Rp 10 Ribu

Harga cabai rawit di pasar-pasar tradisional di Kota Malang terus mengalami kenaikan.

Penulis: Benni Indo | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/SAMSUL HADI
Kios cabai di Pasar Legi, Kota Blitar, Kamis (4/7/2019). 

Harga cabai rawit di pasar-pasar tradisional di Kota Malang terus mengalami kenaikan

TRIBUNMADURA.COM, MALANG – Harga cabai rawit di pasar-pasar tradisional di Kota Malang, terus mengalami kenaikan setiap harinya.

Pantauan Surya (Grup TribunMadura.com) dalam sepekan ini, kenaikan harga cabai rawit per hari bisa mencapai antara Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu.

Pada Sabtu (20/7/2019), harga cabai rawit di Pasar Oro-oro Dowo mencapai titik tertingginya di angka Rp 80 ribu per kilogram.

Harga Cabai di Jawa Timur Terus Meroket, Dinas Pertanian Jatim Prediksi Harga Kembali Stabil Agustus

Sebelumnya, pada Kamis (18/7/2019) lalu harganya kisaran Rp 60 hingga Rp 75 ribu.

Pedagang di Pasar Oro-oro Dowo, Kasiati mengatakan, kenaikan cabai rawit mulai dirasakan dalam sepekan belakangan.

Harganya terus merangkak naik mulai dari sekitar Rp 20 ribu per kilogram hingga sampai Rp 80 ribu per kilogram.

“Ya hari ini bisa mencapai Rp 80 ribu per kilogram. Pokoknya setiap hari naik terus,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Sabtu (20/7/2019).

Naiknya harga cabai rawit membuat pembeli di tempatnya turun.

Harga Cabai Rawit Mahal, Warga Kota Blitar Gunakan Cabai Kering untuk Memasak Sehari-Hari

Pelanggan yang biasanya beli hingga 10 ons, kini hanya beli 5 ons saja.

Namun, bagi Kasiati, naiknya harga cabai rawit adalah hal yang wajar.

Jika berkaca pada tahun sebelumnya, kondisi seperti saat ini jauh lebih baik.

Pasalnya, pada 2018 lalu, harga kenaikan cabai rawit bisa mencapai Rp 100 ribu lebih.

“Ya wajar saja. Katanya memang sedang susah stok cabai rawit," ucap dia.

Harga Cabai di Kota Malang Merangkak Naik Sejak 2 Pekan Terakhir, Per Kilogram Tembus Rp 70 Ribu

"Ada yang gagal panen. Dulu saat lebaran sangat murah sekali, kini berbeda,” tambahnya.

Hal senada juga dikatakan Sulis, pedagang di Pasar Klojen.

Sulis menilai, kenaikkan harga cabai rawit saat ini adalah hal yang wajar di pasaran.

Meskipun ia juga mengaku kalau jumlah pembeli di tempatnya menurun.

“Wajar naik. Dinamika pasar memang begitu,” katanya.

Harga Cabai Rawit di Kota Blitar Terus Meroket dalam Sepekan, Tembus hingga Rp 52.000/Kilogram

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved