Pilkada Surabaya

Keponakan Mahfud MD Didorong Maju di Pilkada Surabaya 2020, Firman Konsultasi ke Kiai dan IKA PMII

Keponakan Mahfud MD Didorong Maju di Pilkada Surabaya 2020, Firman Syah Ali Akan Konsultasi ke Kiai dan IKA PMII.

Keponakan Mahfud MD Didorong Maju di Pilkada Surabaya 2020, Firman Konsultasi ke Kiai dan IKA PMII
TRIBUNMADURA/IST
Keponakan mantan Ketua Mahkamah Konstutusi (MK) Mahfud MD, Firman Syah Ali (kacamata hitam) bersama Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin (kaus hijau) di Pendopo Bupati Bangkalan, Minggu (21/7/2019). Firman Syah Ali didorong maju Pilkada Surabaya 2020. 

Keponakan Mahfud MD Didorong Maju di Pilkada Surabaya 2020, Firman Syah Ali Akan Konsultasi ke Kiai dan IKA PMII

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Keponakan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD yaitu Firman Syah Ali mendapatkan dukungan dari sejumlah elemen masyarakat untuk maju di Pilkada Surabaya 2020.

Dukungan tersebut datang, baik dari tokoh lokal Surabaya, Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus yakni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), hingga kepala daerah yaitu Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin.

Firman Syah Ali mengaku kaget dengan kemunculan namanya yang didorong maju Pilkada Surabaya 2020. Menurutnya, awalnya dirinya tak menduga menduga mendapatkan dukungan tersebut.

Namun Firman Syah Ali bersyukur dan berterima kasih kepada segenap elemen yang telah memberikan dukungan kepada dirinya.

"Terima kasih atas dorongan dan kepercayaan masyarakat Surabaya, sahabat PB PMII, Ketua PKC PMII Jatim dan Ketua PC PMII Bangkalan. Terkhusus dukungan dari Bupati Bangkalan. Insya Allah saya jadikan bahan pertimbangan yang utama. Karena PMII itu komunitas inti saya dalam politik," ujar Firman Syah Ali, Senin (22/7/2019).

Keponakan Mahfud MD Didorong Maju pada Pilwali Surabaya 2020, Didoakan Terpilih Bupati Bangkalan

Ingin Maju Pilkada Surabaya 2020 Diusung PKB, Kakak Cak Imin Ketum PKB Cuma Minta Dua Syarat ini

Tarung di Pilkada Surabaya 2020, Demokrat Siapkan Bayu Menantu Pakde Karwo dan Mantan Pj Wali Kota

Selain pernah menjabat sebagai Bendahara di PMII Jatim, sewaktu muda, Firman Syah Ali juga aktif di organisasi Ikatan Putra Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) pada tahun 2003 hingga 2008 di Madura.

Saat ini, Firman Syah Ali merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pendidikan Provinsi Jatim.

Namun karena rekan seperjuangannya banyak yang berkecimpung di dunia politik, Firman Syah Ali pun mempunyai jaringan yang tersebar di beberapa partai politik.

"Saya ucapkan banyak terima kasih. Saya masih akan konsultasi ke sejumlah kiai NU. Mohon saran kepada para kiai NU dan para senior di NU, IKA PMII. Langkah apa yang akan ditempuh menghadapi Pilwali Surabaya," tegas Firman Syah Ali, saat menanggapi namanya yang didorong maju Pilkada Surabaya 2020.

PDIP Beri Sindiran Keras ke Risma Jelang Pilkada Surabaya 2020, Hal Prinsip Ini yang Jadi Pemicunya

Konfederasi SPSI dan Serikat Pekerja Dorong Kepala Disnaker Dwi Purnomo Maju Pilkada Surabaya 2020

Bidik Kemenangan & Demi Harga Diri, PDIP Belum Tentu Usung Kader Sendiri di Pilkada Surabaya

Penghina Jokowi dan Polri via Instagram Ternyata Warga Kota Malang, Tetangga: Faisol Orangnya Ramah

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved