Liga 2 2019

Menjamu PSIS Yogyakarta di Stadion Ahmad Yani Sumenep, Madura FC Terus Dibayangi Kekhawatiran

Menjamu PSIS Yogyakarta di Stadion Ahmad Yani Sumenep, Madura FC Terus Dibayangi Kekhawatiran

Menjamu PSIS Yogyakarta di Stadion Ahmad Yani Sumenep, Madura FC Terus Dibayangi Kekhawatiran
ISTIMEWA/Madura FC
Para Pemain Madura FC - Menjamu PSIS Yogyakarta di Stadion Ahmad Yani Sumenep, Madura FC Terus Dibayangi Kekhawatiran. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Madura FC akan menjamu PSIM Yogyakarta, Rabu (24/7/2019) hari ini, dalam lanjutan Liga 2 2019 Indonesia di Stadion Ahmad Yani Sumenep.

"Kondisi fisik anak-anak sudah siap untuk beranding, namun masih dibayangi dengan kekalahan dan kekhawatiran. Tapi dengan kondisi seperti merupakan hal yang wajar," kata Eduard Tjong, pelatih Madura FC, Selasa (23/7/2019).

Madura FC tim berjuluk Laskar Jokotole memiliki modal kurang semangat menghadapi laga melawan PSIS Yogyakarta. 

Pasalnya di tiga laga sebelumnya Madura FC tidak pernah meraih poin dan bahkan masing-masing di kandang Martapura FC, PSBS Biak dan di kandang sendiri menjamu Persis Solo.

Catatan Tribunmadura.com, tim tamu PSIM Yogyakarta datang ke Sumenep tidak hanya dengan tangan kosong.

Terbukti dua kemenangan beruntun yang diraih sebelumnya saat menjamu PSBS Biak dan berlaga ke kandang Persatu Tuban menjadi nilai plus.

Madura FC Dipermalukan Persis Solo di Kandang, Anak Asuh Eduard Tjong Terbenam di Dasar Klasemen

Hotman Paris Murka, Melihat Dua Orang Kaya Selama 1 Jam di Restoran Tidak Memberi Makan Babysitter

Usia 107 Tahun Mbah Sumiati Jadi Calon Jamaah Haji Tertua asal Jatim, Begini Resepnya Jaga Kesehatan

TERUNGKAP, Pria Pamekasan Cabuli 50 Anak di Medsos Menyaru Orang Alim dan Suka Puasa Senin Kamis

Tubuh 4 Bocah Kakak Beradik Terpanggang Hingga Tewas, saat Rumah Ortunya di Kota Batu Ludes Terbakar

Dari itu, tim tuan rumah Madura FC tak bisa meremehkan kekuatan lawan.

Apalagi Bakori Andreas dan kawan-kawan sejauh ini masih seret gol karena baru bisa mencetak dua gol dari lima laga.

“Mental bertanding pemain yang masih menjadi PR besar kami. Memang tidak semua pemain. Tapi tetap berpengaruh. Karena tim akan timpang,” kata Eduard Tjong.

"Namun ini sepakbola, kakau di atas kertas mungkin kami kalah. Namun di lapangan tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi dan ini yang perlu dipahami oleh anak asuh kami," tegasnya.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved