Berita Sidoarjo

WNA Asal China Mendominasi dan Paling Bandel, 49 WNA Dideportasi Kantor Imigrasi Kelas I Surabaya

Didominasi WNA Asal China dan Paling Bandel, Sebanyak 49 WNA Dideportasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya.

WNA Asal China Mendominasi dan Paling Bandel, 49 WNA Dideportasi Kantor Imigrasi Kelas I Surabaya
Shutterstock
Ilustrasi - Didominasi WNA Asal China dan Paling Bandel, Sebanyak 49 WNA Dideportasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya. 

Didominasi WNA Asal China dan Paling Bandel, Sebanyak 49 WNA Dideportasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya

TRIBUNMADURA.COM, SIDOARJO - Sebanyak 49 orang warga negara asing (WNA) dideportasi selama enam bulan terakhir, mulai bulan Januari hingga Juni 2019.

Deportasi WNA tersebut dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Barlian mengatakan, selama semester pertama tahun 2019 ini, pihaknya telah melakukan Tindakan Administratif Keimigrasian kepada 65 WNA.

Rinciannya, sebanyak 49 WNA dideportasi, larangan berada di wilayah tertentu yaitu 10 WNA, dan denda kepada 6 WNA.

"Jumlah WNA pelanggar aturan keimigrasian terbanyak berasal dari China sebanyak 27 orang, kemudian Vietnam 5 orang, dan Thailand, Inggris, serta Jepang masing masing 4 orang," ujarnya, kepada TribunJatim.com (Grup Tribunmadura.com), Rabu (24/7/2019).

Menurut Barlian, kasus pelanggaran keimigrasian yang menjerat para WNA tersebut ada bermacam macam.

Mulai penyalahgunaan izin tinggal hingga overstay.

"Namun kebanyakan didominasi pelanggaran izin tinggal," tambahnya.

Setelah Memeluk Erat Gurunya, Rahma Tewas Mengenaskan Terpanggang Api Bersama Tiga Adik Kandungnya

Marak Jual Beli Cewek Korea Utara di China, Jadi Istri Rp 2 Juta dan PSK Rp 62 Ribu, Begini Kisahnya

Bawa Ratusan Peluru di Juanda, Penumpang China Airlines ini Ngaku Anggota Perbakin, Alasannya Aneh

Ditambahkan, dalam rangka memperkuat pengawasan terhadap WNA, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya telah melaksanakan berbagai kegiatan.

Hasilnya, sepanjang semester pertama 2019 ini, telah dilaksanakan pengawasan administratif sebanyak 47 kegiatan, TIM PORA 23 kegiatan, intelijen 38 kegiatan, dan operasi mandiri 66 kegiatan.

"Tak hanya itu kita telah melaksanakan pula 4 kegiatan rapat koordinasi penguatan TIM PORA yang diselenggarakan di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya," jelasnya.

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, kata Barlian juga telah melaksanakan 10 kegiatan penyebaran informasi keimigrasian. Melalui sosialisasi dan diseminasi keimigrasian.

"Kita laksanakan di berbagai wilayah publik seperti di kampus dan talk show di radio. Selain itu juga melakukan penyebaran informasi melalui berbagai media sosial resmi sebanyak 90 unggahan," pungkasnya.

Usia 107 Tahun Mbah Sumiati Jadi Calon Jamaah Haji Tertua asal Jatim, Begini Resepnya Jaga Kesehatan

Kisah Marsuto Alfianto Asal Pamekasan, Minta Satu Sapi Belgian Blue ke Jokowi Tapi Malah Diberi Dua

Hotman Paris Murka, Melihat Dua Orang Kaya Selama 1 Jam di Restoran Tidak Memberi Makan Babysitter

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved