Breaking News:

Banyak Disalahgunakan, Ganja Ternyata Digunakan Jadi Obat Tidur, Kenali Juga Efek Samping Negatifnya

Banyak anggapan jika ganja memiliki efek yang membuat orang lebih mudah tertidur.

stgeorgeutah.com
ilustrasi - Banyak Disalahgunakan, Ganja Ternyata Digunakan Jadi Obat Tidur, Kenali Juga Efek Samping Negatifnya 

Banyak anggapan jika ganja memiliki efek yang membuat orang lebih mudah tertidur

TRIBUNMADURA.COM - Tak hanya memberi efek euforia, ganja (cannabis sativa) disebut memiliki efek yang membuat lebih mudah tertidur.

Karena alasan itu, banyak orang yang mengalami masalah susah tidur, mulai mencoba menggunakan ganja.

Dilansir dari laman thesleepdoctor.com, seorang pakar bernama Michael J Breus menjelaskan mengenai pertanyaan tersebut.

Viral Lulusan Baru Universitas Indonesia Tolak Kerja Bergaji Rp 8 Juta, Kampus Beri Tanggapan Begini

Menurut dia, ganja memang sudah digunakan sebagai obat tidur sejak berabad-abad silam.

Sebuah riset ilmiah pun telah mengukur mengenai apa yang diketahui orang, dan apa yang dirasakan, sejak zaman dahulu terhadap ganja.

Ternyata, ganja memang memiliki efek menenangkan dan membuat tidur lebih mudah.

Dalam sebuah studi terbaru diungkap, ganja bisa memperpendek waktu untuk tertidur, baik pada orang yang mengalami gangguan tidur maupun tidak.

Pada orang yang sering mengalami masalah kesulitan tidur, ganja bisa membuat mereka tidur lebih cepat 30 menit daripada biasanya.

Simpan Sabu dan Menanam Ganja, Pria Asal Sidoarjo Ditangkap Polisi, Bermula dari Investigasi

Sementara, pada orang-orang yang tidak mengalami masalah, mereka bisa tidur 15 menit lebih cepat.

Studi ini juga menunjukkan hasil yang senada dengan beberapa studi lain.

Disimpulkan, penggunaan ganja tak hanya memercepat waktu tertidur, tapi juga membuat tidur lebih nyenyak.

"Ganja mempercepat penggunanya masuk ke fase rapid eye movement (REM), seperti hasil dari konsumsi salah satu bahan aktifnya, yaitu THC (tetrahydrocannabinol)," tulis Breus.

Pemkot Segera Tetapkan Kayutangan Jadi Ibukota Heritage Kota Malang, Kembangkan Wisata Kesejarahan

Di negara-negara di mana ganja bisa digunakan secara bebas, kebingungan toh masih menyinggahi mereka yang merasa membutuhkan.

Mereka mungkin akan bingung untuk memilih jenis yang paling tepat, sebab ada banyak sekali jenis ganja.

Nah, untuk mengatasi masalah tidur, jenis yang dipilih cenderung jenis yang mampu memberikan efek menenangkan dengan CBD (cannabinol) seimbang, dan konsentrasi THC yang tidak terlalu tinggi.

Sebab, selain meningkatkan euforia dan efek pada pikiran, konsentrasi THC yang tinggi akan membuat penggunanya merasa lesu di hari berikutnya.

Pura-Pura sudah Move On dari Mantan Kekasih Ternyata Bisa Percepat Proses Pemulihan Patah Hati

Meski begitu, ganja memiliki beberapa efek samping negatif yang juga perlu diperhatikan.

Misalnya, rasa pusing di hari berikutnya, terutama jika pemakaian THC konsentrasi tinggi secara berlebih.

Lalu, penggunaan THC konsentrasi tinggi yang berlebihan juga menyebabkan mulut kering, euforia, dan meningkatkan nafsu makan setelah proses pencernaan.

Ada pula dalam pemakaian jangka panjang akan menyebabkan gejala putus obat yang meliputi perubahan perasaan (kecemasan atau depresi), dan perubahan dalam tidur seperti sulit tidur dan mimpi buruk.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Mengenali Ganja, Benarkah Bikin Tenang dan Mudah Tertidur?

Fakta-Fakta Pesawat Cessna Jatuh di Indramayu, Penuturan Saksi hingga Tewaskan Anak Kadis Peternakan

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved