Berita Surabaya

Mayat Laki-Laki yang Mengapung di Sungai Kalimas Diduga Seorang Jambret Kabur dari Kejaran Massa

Mayat laki-laki tanpa identitas di Sungai Kalimas merupakan pelaku jambret yang dikejar warga Jalan Peneleh.

Mayat Laki-Laki yang Mengapung di Sungai Kalimas Diduga Seorang Jambret Kabur dari Kejaran Massa
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Evakuasi mayat laki-laki di Sungai Kalimas, Kota Surabaya, Senin (29/7/2019). 

Mayat laki-laki tanpa identitas di Sungai Kalimas merupakan pelaku jambret yang dikejar warga Jalan Peneleh

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Mayat laki-laki yang ditemukan di Sungai Kalimas, Kota Surabaya, diduga merupakan pelaku jambret.

Mayat yang ditemukan mengapung tanpa identitas itu diduga pelaku jambret yang sempat lolos dari kejaran warga di Jalan Peneleh, Kecamatan Genteng.

"Korban tidak terdeteksi indentitasnya karena pemeriksaan sidik jari sudah tidak bisa," kata Kapolsek Pabean Cantikan, AKP Mellysa Amalia, Senin (29/7/2019).

Mayat Laki-Laki Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Kalimas, Jasad Sempat Terbawa Arus

"Tidak ada juga identitas yang melekat di tubuh dia," sambung dia.

Dari identifikasi yang dilakukan, polisi tidak menemukan ada luka akibat benda tumpul di tubuh korban.

AKP Mellysa Amalia mengaku, telah berkoordinasi dengan Kapolsek Genteng lantaran adanya dugaan korban yang mengapung di Sungai Kalimas adalah pelaku jambret.

"Saya sudah share fotonya ke Genteng 1 (Kapolsek Genteng AKP Anggi) sudah dikonfirmasikan ke korban itu pelaku jambret," ucap AKP Mellysa Amalia.

Hendak Cari Kepiting, Warga Pesisir Sampang Temukan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Bibir Pantai

Sementara itu, Kapolsek Genteng, AKP Anggi membenarkan adanya dugaan pria yang mengapung di Sungai Kalimas adalah pelaku jambret.

"Beberapa hari lalu di wilayah saya, Sabtu (27/7/2019). Sesuai pengakuan korban, iya benar, itu pelakunya, katanya sama," kata AKP Anggi.

AKP Anggi memaparkan, saat kejadian, pelaku sempat kepergok warga, kemudian kabur dan loncat di Kali Peneleh.

"Dia ditarik korban, jatuh. Sempat dipukul kemudian lari loncat ke sungai tidak kekejar dan baru ketemu di daerah Semut," pungkas AKP Anggi.

Mobil VW Tahun 1978 di Kota Blitar Terbakar, Angkut Bule Bule Australia Pergi ke Kantor Imigrasi

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved