Breaking News:

Dinas Pertanian Prediksi Panen Raya Cabai Terjadi Agustus - September, Diharap Bisa Stabilkan Harga

Panen raya cabai di Jawa Timur diprediksi baru bisa dilakukan pada bulan Agustus-September.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Mistiyah (23) salah satu petani Cabai Rawit asal Desa Bujur Timur Pamekasan, Selasa (12/2/2019). 

Panen raya cabai di Jawa Timur diprediksi baru bisa dilakukan pada bulan Agustus-September

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kepala Dinas Pertanian Jatim, Hadi Sulistyo memprediksi, panen raya cabai baru bisa dilakukan pada bulan Agustus-September.

Hadi Sulistyo mengatakan, panen raya cabai nantinya akan diiringi dengan stabilnya kembali harga.

Menurut Hadi Sulistyo, pada panen raya tersebut, setidaknya bisa memproduksi 25.666 ton cabai rawit segar dari beberapa kantung produksi.

Cegah Kekurangan Suplai, Pemprov Jatim Batasi Pengiriman Cabai ke Luar Jawa Timur hingga Musim Panen

Daerah yang diprediksi mulai panen raya cabai di antaranya Kabupaten Blitar, Kediri, Malang, Tuban, Sampang, dan Pamekasan.

"Setelah panen raya kan petani menanam lagi dan belum ada produksi (panen) sampai saat ini," kata Hadi Sulistyo ,Selasa (30/7/2019).

"Sehingga cabai-cabai yang beredar saat ini adalah sisa panen raya kemarin," lanjutnya.

Hadi Sulistyo mengungkapkan, sebenarnya jumlah petani cabai di Jawa Timur meningkat pada tahun 2019.

"Masyarakat berbondong menanam cabai pada awal tahun, sampai-sampai pada April-Mei kita over produksi hingga harga cabai turun," ucap Hadi.

Ia menjelaskan, pada bulan April, produksi cabai mencapai 77.171 ton, sedangkan Mei sebesar 32.136 ton.

Harga Cabai di Kota Madiun Melambung Tinggi, Bulog Gelar Operasi Pasar Cabai & Komoditi Pangan Lain

Halaman
12
Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved