Berita Pamekasan

Wartawan Serambi Indonesia di Aceh Mau Dibunuh, Forum Wartawan Desak Polisi Segera Tangkap Dalangnya

Wartawan Serambi Indonesia di Aceh Tenggara Mau Dibunuh Gara-gara Berita, Forum Wartawan Pamekasan Desak Polisi Segera Tangkap Dalangnya.

Wartawan Serambi Indonesia di Aceh Mau Dibunuh, Forum Wartawan Desak Polisi Segera Tangkap Dalangnya
Serambinews.com
Rumah milik Asnawi Luwi, Wartawan Serambi Indonesia di Aceh Tenggara (Desa Lawe Loning, Kecamatan Lawe Sigala-gala), diduga dibakar OTK, Selasa (30/7/2019) sekitar pukul 01.30 WIB. 

Wartawan Serambi Indonesia di Aceh Tenggara Mau Dibunuh Gara-gara Berita, Forum Wartawan Pamekasan Desak Polisi Segera Tangkap Dalangnya

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Forum Wartawan Pamekasan (FWP) mengutuk keras tindakan oknum tidak dikenal (OTK) yang melakukan pembakaran rumah milik Asnawi Luwi, wartawan Harian Serambi Indonesia, di Kutacane, Aceh Tenggara.

Ketua Umum FWP Dedi Priyanto mengatakan, pembakaran rumah Asnawi Luwi adalah tindakan tidak terpuji terhadap jurnalis, dan pihaknya sangat mengecam sikap pelaku yang melakukan pembakaran.

"Kami meminta kepada pihak kepolisian segera menangkap pelaku, karena apa yang dilakukan pelaku, bentuk pembungkaman terhadap pekerja media dalam menyampaikan informasi bagi kepentingan publik," tegasnya, Jumat (2/8/2019).

Dedi Priyanto menduga, apa yang dilakukan pelaku dengan membakar pada dini hari atau dalam keadaan Asnawi Luwi tidur, patut diduga pelaku berniat lain, atau ingin membunuh Asnawi Luwi dan keluarga, sehingga pelaku harus segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya.

"Polisi harus membentuk tim khusus, guna lebih cepat untuk mengungkap motif pelaku yang membakar rumah Asnawi Luwi tersebut, serta harus segera tangkap siapa dalangnya," pintanya.

PWI Pamekasan Desak Polisi Usut Tuntas Pembakaran Rumah Wartawan di Aceh, Juga Cepat Tangkap Pelaku

Sudah Gelar 26 UKW, PWI Jatim Telorkan Wartawan Kompeten Terbanyak di Indonesia, Segini Jumlahnya

Selain itu, Dedi menyatakan, atas insiden itu, kebebasan pers di Indonesia masih tidak berjalan dengan baik.

"Dan saya mengamati pengembirian insan pers masih terjadi. Seharusnya jika ada sengketa pers harus diselesaikan dengan Undang-Undang pokok pers," tegas Dedi Priyanto.

Musibah kebakaran yang menimpa rumah milik Asnawi Luwi, wartawan Serambi Indonesia, di Aceh Tenggara, mengejutkan banyak kalangan.

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved