Berita Bangkalan

Pasca Dugaan Korupsi Pengadaan Kambing Etawa, Bupati Bangkalan Angkat Dua Plt Guna Isi Kekosongan

Penunjukan sekaligus pengangkatan dua pejabat Plt itu digelar bersamaan dengan Pelantikan 78 Pejabat Struktural Pemkab Bangkalan di Pendapa Agung.

Pasca Dugaan Korupsi Pengadaan Kambing Etawa, Bupati Bangkalan Angkat Dua Plt Guna Isi Kekosongan
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Sekretaris BKPSDA sekaligus Plt Kepala BKPSDA Ari Murfianto membacakan surat keputusan Bupati Bangkalan dalam Pelantikan 78 Pejabat Struktural Pemkab Bangkalan di Pendapa Agung, Senin (5/8/2019) 

Pasca Dugaan Korupsi Pengadaan Kambing Etawa, Bupati Bangkalan Angkat Dua Plt Guna Isi Kekosongan

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Tak ingin pelayanan masyarakat terganggu, Bupati Bangkalan R Abd Latif Amin Imron (Ra Latif) langsung mengangkat Pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi jabatan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangkalan, Senin (5/8/2019).

Penunjukan sekaligus pengangkatan dua pejabat Plt itu digelar bersamaan dengan Pelantikan 78 Pejabat Struktural Pemkab Bangkalan di Pendapa Agung.

"Memerintahkan kepada Muawi Arifin, di samping sebagai Sekretaris pada Dinas Perhubungan Bangkalan juga sebagai Pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan," ungkap Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan Arif Murfianto membacakan keputusan bupati.

Selain Muawi Arifin menggantikan Mulyanto Dahlan, nama Abd Azis selaku Sekretaris BPKAD juga diangkat sebagai Plt BPKAD menggantikan Samsul Arifin.

Kesehatan Tubuhnya Sering Terganggu, Istri Curiga dan Pasang CCTV di Rumah, Hasilnya Mengejutkan

Balas Dendam Usai Diteror di Malang, Suporter Persib Masuk Lapangan Untuk Teror Balik Arema U-20

Tunjangan Sertifikasi Guru dan Tunjangan Kinerja Bikin SILPA APBD Tembus Ratusan Miliar

Kekosongan di dua dinas itu terjadi setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan menciduk Mulyanto Dahlan (Kepala Dishub) dan Samsul Arifin (Kepala BPKAD).

Keduanya ditetapkan Kejari Bangkalan sebagai tersangka, Jumat (2/8/2019) atas dugaan kasus korupsi pengadaan kambing etawa di tahun 2017 senilai Rp 9,2 miliar.

Dalam kesempatan tersebut, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintag Hukum dan Politik, Abd Razak ditunjuk sebagai Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Sekretaris Satpol PP Anang Yulianto juga ditunjuk sebagai Plt Kepala Satpol PP yang sebelumnya dijabat Mulyanto Dahlan.

Terakhir, Ra Latif menunjuk Wadir Pelayanan RSUD Syamrabu Dr Nunug Kristiani sebagai Plt RSUD Syamrabu.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved