Berita Sumenep

Pemprov Jatim Alokasikan Rp 29 Miliar Guna Menyubsidi Ongkos Pelayaran ke Pulau Perintis di Sumenep

Sebab, pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) sudah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 29 miliar untuk menyubsidi ongkos pelayaran sejumlah kepulauan

Pemprov Jatim Alokasikan Rp 29 Miliar Guna Menyubsidi Ongkos Pelayaran ke Pulau Perintis di Sumenep
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Fattah Jasin saat akan keluar dari Aula di Hotel C1 di Kabupaten Sumenep. Rabu (7/8/2020). 

Pemprov Jatim Alokasikan Rp 29 Miliar Guna Menyubsidi Ongkos Pelayaran ke Pulau Perintis di Sumenep

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Warga kepulauan di Madura saat ini mulai tersenyum lega, khususnya di wilayah Kabupaten Sumenep.

Sebab, pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) sudah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 29 miliar untuk menyubsidi ongkos pelayaran ke sejumlah kepulauan melalui kapal Perintis.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Fattah Jasin menyampaikan bahwa subsidi sebesar 29 miliar itu merupakan program yang pertama kali, karena sebelumnya subsidi ongkos angkut kapal Perintis diberikan oleh Pemerintah Pusat.

"Ini program baru dan sebuah momentum selama Provinsi berdiri belum pernah ada subsidi ongkos angkut melalui kapal Perintis," kata Fattah Jasin, Rabu (7/8/2019) setelah usai menghadiri acara Sosialisasi Persiapan Pengoperasian Kapal Perintis Kepulauan di Sumenep, tepatnya di Hotel C1 Sumenep.

Diduga Karena Asmara, Pria dan Wanita di Bangkalan Madura ini Dibantai Dengan Sadis di Dekat Pasar

Pemuda Gresik yang Bunuh Ibu Kandungnya Sendiri Gara-gara Makanan Ringan Dituntut 12 Tahun Penjara

Berkat Film Bali: Beats of Paradise, Sutradara Hollywood Asal Blitar Diterima Kerja di Walt Disney

Memurutnya, ada dua kapal yang akan digunakan untuk melayani dua lintasan.

Pertama kata Fattah Jasin ialah Dharma Lautan Utama.

Kapal ini akan melayani rute Probolinggo – Gili Ketapan – Pulau Kambing (Sampang) -Branta (Pamekasan) – Masalembu (Sumenep).

"Untuk kapal perintis ini kapasitasnya di atas 5000 GT. Sehingga seperti apapun kondisi cuacanya, insyaallah tetap akan beroperasi," katanya.

Sementara untuk kapal kedua yang digunakan untuk melayani masyarakat ialah Dharma Bahari Sumekar (DBS) milik Pemkab Sumenep yang dikelola PT. Sumekar, salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumenep.

"Untuk kapasitasnya tidak sebesar kapal pertama, kapal ini (Perintis) akan melayani disekitar rute Kalianget – Sapudi – Kangean – Sapeken – Banyuwangi,” paparnya.

Sedangkan rincian dari anggaran sebesar Rp 29 miliar nanti dibagi secara proporsional.

"Untuk kapal yang melayani lintasan pertama sekitar Rp 17 miliar, semenyara untuk sisanya sekitar 12 miliar dikelola oleh PT. Sumekar," ucapnya.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved