Breaking News:

Berita Tulungagung

Berbulan-bulan Blanko E-KTP Selalu Kurang, Warga Ngurus KTP ke Dispendukcapil Hanya Diberi Suket

Berbulan-bulan Blanko E-KTP Selalu Kurang, Warga yang Ngurus KTP ke Dispendukcapil Hanya Diberi Suket.

TRIBUNMADURA/DAVID YOHANES
Penjelasan blanko E-KTP habis ditempel di komputer petugas Dispendukcapil Tulungagung, Kamis (8/8/2019). 

Berbulan-bulan Blanko E-KTP Selalu Kurang, Warga yang Ngurus KTP ke Dispendukcapil Hanya Diberi Suket alias Surat Keterangan

TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Tulungagung kekurangan blanko KTP elektronik (E-KTP).

Kondisi ini sudah berlangsung sejak tiga bulan lalu. Para pemohon diberi surat keterangan alias suket, sebagai pegganti KTP.

Kepala Dispendukcapil Tulungagung, Justi Taufik mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan 17.861 surat keterangan atau suket pengganti KTP.

“Setiap Suket (surat keterangan) hanya berlaku selama enam bulan,” ujar Justi Taufik, Kamis (8/8/2019).

Stok blanko E-KTP mulai menipis sejak Pemilu, hingga jumlahnya terlalu kecil dibanding jumlah pemohon.

Dispendukcapil Tulungagung setiap hari menerima 300 hingga 600 pemohon E-KTP.

Masih menurut Justi, salah satu pemicu tingginya permintaan E-KTP karena perilaku masyarakat yang tidak pertanggung jawab.

Diduga Karena Asmara, Pria dan Wanita di Bangkalan Madura ini Dibantai Dengan Sadis di Dekat Pasar

Cewek Belia ini Setiap Hari Layani Birahi 10 Lelaki Pantai Prigi Trenggalek, Kini Mau Sekolah Lagi

Lagi Berhubungan Badan Tak Wajar Bertiga di Tempat Spa, 2 Terapis Muda Ditangkap & Kondom Berceceran

Mereka menggampangkan pengurusan E-KTP karena gratis.

Saat mereka ada masalah, seperti E-KTP disita pihak hotel atau polisi, dengan mudah mereka beralasan hilang.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved