Berita Sumenep

Tak Becus Garap Proyek Pemeliharaan Jalan Desa, Pemilik CV di Sumenep ini Dituntut 6 Tahun Penjara

Tak Becus Garap Proyek Pemeliharaan Jalan Desa, Pemilik CV di Sumenep ini Dituntut 6 Tahun Penjara

Tak Becus Garap Proyek Pemeliharaan Jalan Desa, Pemilik CV di Sumenep ini Dituntut 6 Tahun Penjara
TRIBUNMADURA/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Herpin Hadad. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep menuntut dua terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pemeliharaan jalan secara berkala di Dusun Sonok, Desa Karang Tengah, Kecamatan Nonggunong/Pulau Sapudi dengan kurungan penjara 4 - 6 Tahun.

Dua terdakwa tersebut, adalah Hazmi Asyhari dan Fedrian Arisandi. Mereka diduga telah merugikan uang negara hingga Rp 247 juta.

Kasi Pidsus Kejari Sumenep, Herpin Hadad menyampaikan, kedua terdakwa juga dituntut membayar denda membayar denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan.

"Kedua terdakwa diminta membayar uang pengganti sebesar Rp 247 juta," kata Herpin Hadad, Kamis (8/8/2019).

Berdasarkan hasil audit yang dilakukan Inspektorat Sumenep, perbuatan kedua terdakwa telah menimbulkan kerugian uang negara hingga Rp 247 juta.

Uang ratusan juta itu dinikmati oleh terdakwa Hazmi Asyhari. Sementara Fedrian Arisandi berperan mencairkan uang tersebut melalui kuasa direktur.

Akibat perbuatannya kata Herpin Hadad, Jaksa menilai kedua terdakwa terbukti melanggar Pasal 2 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Untuk diketahui, nilai kontrak proyek pemeliharaan berkala Jalan Sonok, Desa Karang Tengah, Kecamatan Nonggunong, Sumenep sebesar Rp 925.420.000 dari pagu anggaran sekitar Rp 1 miliar.

Anggaran tersebut bersumber dari APBD II tahun 2018 lalu.

Sementara sebagai pemenang tender, yakni CV Tiga Putri telah menerima uang muka pekerjaan sebesar Rp 277.626.000.

Namun, uang muka yang diterima tidak dipergunakan untuk pembelian barang. Sehingga di tengah perjalanan diputus kontrak.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved