Berita Sumenep

Puluhan Desa di Sumenep Dilanda Kekeringan, Tapi Keberadaan Tandon Malah Langka

Puluhan Desa di Kabupaten Sumenep Madura Dilanda Kekeringan, Tapi Keberadaan Tandon Malah Langka.

Puluhan Desa di Sumenep Dilanda Kekeringan, Tapi Keberadaan Tandon Malah Langka
TRIBUNMADURA/MOHAMMAD RIFAI
Petugas BPBD Sumenep saat mendistribusi air bersih ke kawasan kekeringan dan krisis air bersih. 

Puluhan Desa di Sumenep Madura Dilanda Kekeringan, Tapi Keberadaan Tandon Malah Langka

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Puluhan wilayah di Kabupaten Sumenep Madura dilanda kekeringan pada musim kemarau.

Namun, hanya sebagian kecil saja dari daerah terdampak kekeringan di Sumenep yang mempunyai tandon atau tempat penyimpanan air.

"Dari 30 desa yang masuk peta rawan kekeringan, mungkin hanya 25 sampai 30 persen yang memiliki tandon," kata Abd Rahman Riyadi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Rabu (14/8/2019).

Menurut Abd Rahman Riyadi, hasil evaluasi selama ini masyarakat penerima bantuan air bersih dari pemerintah masih menggunakan cara-cara tradisional.

"Misalnya menggunakan jeriken dan semacamnya," jelasnya.

Empat Pemain Madura United Dipanggil Timnas Indonesia, Persiapan Babak Kualifikasi Piala Dunia

Jari Novi Remuk Dipukul Palu Bos Triangle Cafe and Beer House Kota Malang, Dibilang Kecelakaan Kerja

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam Dinilai Pencitraan Terus, Massa Alpart Beri Hadiah Celana Dalam & Bra

VIRAL Karyawan Toko Bangunan Dihukum Minum Darah Ayam dan Makan Ikan Hidup saat Gagal Penuhi Target

Padahal menurutnya, jika setiap desa terdampak kekeringan ada semacam tandon penyimpanan sebagai titik distribusi, maka proses distribusi tidak akan membutuhkan waktu terlalu lama.

Oleh karena itu, sambung dia, pada saat rapat koordinasi terkait penanganan bencana kekeringan, pihaknya meminta kepada instansi terkait agar memberikan bantuan tandon ke daerah-daerah terdampak kekeringan.

"Seperti di lokasi-lokasi yang memang tidak memiliki potensi air, seperti Desa Montorna dan Prancak, Kecamatan Pasongsongan. Di sana dibor berapa pun sulit menemukan air," tegas Abd Rahman Riyadi.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved