Berita Pamekasan

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam Diberi Bra dan Celana Dalam Wanita, yang Tersinggung Malah Orang ini

Aksi yang berlangsung, Rabu (14/8/2019) pagi itu cukup meneganggkan dan menyisakan pembicaraan yang terus berlanjut hingga hari ini.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam Diberi Bra dan Celana Dalam Wanita, yang Tersinggung Malah Orang ini
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Aksi massa Aliansi Pemuda Peduli Rakyat di depan Kantor Pemkab Pamekasan, Rabu (14/8/2019). 

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam Diberi Bra dan Celana Dalam Wanita, yang Tersinggung Malah Orang ini

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Aksi yang dilakukan oleh sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Peduli Rakyat (Alpart) yang menggeruduk Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura untuk menyuarakan terkait maraknya pertokoan dan cafe di Kabupaten Pamekasan yang diduga banyak tidak mengantongi izin usaha menjadi perbincangan hangat bagi kalangan masyarakat Pamekasan.

Aksi yang berlangsung, Rabu (14/8/2019) pagi itu cukup meneganggkan dan menyisakan pembicaraan yang terus berlanjut hingga hari ini.

Pasalnya sejumlah massa itu aksi dengan membawa celana dalam dan bra berwarna pink yang di tempelkan pada bambu berukuran kurang lebih 75 cm.

Tepat di bawah bra, tertempel kertas karton berwarna putih dengan tulisan 'Pamekasan Gagal Hebat'.

Melihat Neneknya Ditiduri Seorang Kakek, Seorang Pemuda Nekat Aniaya Kakek itu Hingga Tewas

Ucapan Presiden Persebaya Tak Didengar Bonek, Azrul Naik Pitam dan Terjadilah Tragedi Tengah Malam

TULUNGAGUNG BERDARAH, Bela Adiknya Kakek Renta ini Bacok 3 Saudaranya saat Acara Resepsi Pernikahan

Sedangkan tepat di bawah celana dalam, tertempel kertas karton berwarna putih juga dengan tulisan 'Pemerintah Kabupaten Pamekasan Mandul'.

Sekitar dua jam, sejumlah massa itu berorasi di depan Kantor Pemkab Pamekasan.

Kedatangan mereka ingin bertemu dengan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam untuk menyuarakan bahwa di Kabupaten Pamekasan banyak pertokoan, bangunan dan cafe yang diduga tidak mengantongi IMB.

Namun hampir dua jam lebih mereka berorasi, Baddrut Tamam tetap tidak menemui.

Halaman
123
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved