Berita Tuban

Sebanyak 23 Anggota DPRD Tuban 'Ogah' Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden saat HUT Kemerdekaan

Sebanyak 23 Anggota DPRD Tuban 'Ogah' Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden saat HUT Kemerdekaan

Sebanyak 23 Anggota DPRD Tuban 'Ogah' Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden saat HUT Kemerdekaan
TRIBUNMADURA/MOHAMMAD SUDARSONO
Sidang paripurna istimewa mendengarkan pidato kenegaraan Presiden dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke 74, disaksikan di layar gedung DPRD Tuban, Jumat (16/8/2019). Sayang, sebanyak 23 dari 50 anggota DPRD Tuban tidak hadir. 

Sebanyak 23 Anggota DPRD Tuban 'Ogah' Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden saat HUT Kemerdekaan

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Pemandangan banyaknya kursi kosong tampak menghiasi ruang paripurna gedung DPRD Kabupaten Tuban, saat berlangsungnya pidato kenegaraan Presiden yang disaksikan di layar, Jumat (16/8/2019).

Dari jumlah anggota DPRD Tuban sebanyak 50 orang, puluhan wakil rakyat tampak tak hadir pada sidang paripurna istimewa dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke 74 tersebut.

Ketua DPRD Tuban, Miyadi mengatakan, dari laporan absensi yang masuk ada 27 anggota dewan yang hadir pada paripurna kemerdekaan ini.

Jumlah tersebut tentu sudah mencukupi untuk dilangsungkan paripurna juga, karena ketentuannya kuorum kan setengah plus.

"Tadi juga sudah kuorum 27 anggota dewan hadir, 23 tidak hadir. 50 persen plus kan," ujarnya, seusai paripurna.

Berbalut Cenut, TKI di Taiwan ini Beri Ciuman Bayinya 3 Hari Tunggui Jenazah Ayah di Kamar Terkunci

Ucapan Presiden Persebaya Tak Didengar Bonek, Azrul Naik Pitam dan Terjadilah Tragedi Tengah Malam

Diboikot Suporter Karena Permainan Terus Jeblok, Persatu Tuban Malah Menang Lawan Madura FC

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam Dinilai Pencitraan Terus, Massa Alpart Beri Hadiah Celana Dalam & Bra

Lebih lanjut pria yang juga sebagai Sekretaris DPC PKB Tuban itu menambahkan, paripurna istimewa tidak memerlukan anggota kuorum.

Hal ini berbeda dengan pengambilan kebijakan.

Miyadi juga mengaku menyadari mungkin ada kesibukan dari para wakil rakyat yang tidak bisa hadir menyaksikan pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo.

"Paripurna istimewa tidak perlu kuorum, kalau kuorum juga lebih bagus. Tapi tadi juga sudah kuorum," pungkasnya.

Penulis: Mohammad Sudarsono
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved