Berita Pamekasan

Massa Pamekasan Gelar Aksi di Kantor Bupati Pamekasan Madura, Laporkan Menjamurnya Usaha Tak Berizin

Namun, kata Sauqi, pihaknya merasa sangat dikecewakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, dan menilai Bupati Baddrut Tamam apatis

Massa Pamekasan Gelar Aksi di Kantor Bupati Pamekasan Madura, Laporkan Menjamurnya Usaha Tak Berizin
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Sejumlah massa yang tergabung dalam Alpart saat aksi ke Kantor Pemkab Pamekasan, Rabu (14/8/2019). 

Massa Pamekasan Gelar Aksi di Kantor Bupati Pamekasan Madura, Laporkan Menjamurnya Usaha Tak Berizin

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Ketua Aliansi pemuda peduli Rakyat (Alpart), Sauqi menjelaskan bahwa aksi yang dilakukan pihaknya beberapa hari kemarin dengan membawa bra dan celana dalam berwarna pink merupakan simbol dan salah satu bentuk kepeduliannya terhadap perkembangan serta kemajuan Pamekasan.

Namun, kata Sauqi, pihaknya merasa sangat dikecewakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, dan menilai Bupati Baddrut Tamam apatis terhadap persoalan yang disampaikan kelompoknya.

"Aksi demonstrasi kami di Kantor Bupati Pamekasan kemarin itu bukanlah yang pertama kalinya, melainkan sudah kali kedua setelah sebelumnya audiensi dan Aksi di Kantor KPPT Kabupaten Pamekasan," katanya kepada TribunMadura.com, Sabtu (17/08/2019).

"Namun aksi dan tuntutan yang kami sampaikan tidak satupun ditanggapi, itu salah satu yang menjadi dasar utama kekecewaan kami terhadap Pemkab Pamekasan, lebih-lebih pada Bupatinya yang sukanya pencitraan terus," sambung dia.

BREAKING NEWS: Pura-Pura Melapor, Orang Tak Dikenal Menyerang Polsek Wonokromo Surabaya

TULUNGAGUNG BERDARAH, Bela Adiknya Kakek Renta ini Bacok 3 Saudaranya saat Acara Resepsi Pernikahan

Harga dan Spek Deretan Rekomendasi HP Terbaik Agustus 2019 Mulai dari Oppo, Vivo Hingga Samsung,

Padahal, menurut Sauqi, sebenarnya kalau pemerintah itu peka dan paham bahwa gerakan yang dilakukan itu murni gerakan perjuangan dan secara tidak langsung juga membantu Pemerintah dalam membongkar bocornya pendapatan asli daerah (PAD).

"Sehingga, PAD Kabupaten Pamekasan bisa bertambah yang secara otomatis itu akan berdampak positif bagi perkembangan Pamekasan kedepannya," ujar Dia.

Kemudian, lanjut Sauqi, sangat disayangkan ketika sikap dari Pemkab Pamekasan dalam hal ini Bupati Baddrut Tamam seakan apatis terhadap temuan yang disampaikan kelompoknya.

"Sebenarnya, apa maunya pemerintah ini? Kami menyampaikan temuan yang itu jelas-jelas merugikan pemerintah setempat, malah tidak menggubris seakan tidak ada masalah," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved