Berita Surabaya

Kejari Tanjung Perak Akhirnya Tetapkan Tiga Anggota DPRD Kota Surabaya Tersangka Kasus Jasmas 2016

Kejari Tanjung Perak Akhirnya Tetapkan Tiga Anggota DPRD Kota Surabaya Tersangka Kasus Jasmas Pemkot Surabaya Tahun 2016.

Penulis: Syamsul Arifin | Editor: Mujib Anwar
Kolase/TribunMadura/Istimewa
Ilustrasi - Kejari Tanjung Perak Akhirnya Tetapkan Tiga Anggota DPRD Kota Surabaya Tersangka Kasus Jasmas Pemkot Surabaya Tahun 2016. 

Kejari Tanjung Perak Akhirnya Tetapkan Tiga Anggota DPRD Kota Surabaya Tersangka Kasus Jasmas Pemkot Surabaya Tahun 2016

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kepala Kejaksaan Negeri / Kejari Tanjung Perak, Rachmat Supriady, resmi menetapkan tiga anggota DPRD Kota Surabaya sebagai tersangka dugaan korupsi dana Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) Pemkot Surabaya 2016, alias korupsi Jasmas Pemkot Surabaya.

"Hari ini Kejari Tanjung Perak menetapkan tiga tersangka baru dalam dugaan kasus korupsi Jasmas," kata Kepala Kejari / Kajari Tanjung Perak Surabaya, Rachmat Supriady, Senin (19/8/2019).

Ketiga tersangka ini, lanjut Rachmat, berinisial RR, SA dan DR. Sejatinya ketiganya dipanggil penyidik Kejaksaan terkait kasus Jasmas.

Namun, Rachmat mengaku ketiganya tidak dapat memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan dengan alasan tertentu.

"Ketiganya (anggota DPRD Kota Surabaya) tidak hadir dalam pemeriksaan kasus Jasmas. Dan ketiganya juga pada hari ini (kemarin) resmi ditetapkan sebagai tersangka," jelasnya

Penetapan tersangka ini, sambung Rachmat, merupakan wujud ketegasan dari Kejaksaan. Sebab, ketiga anggota dewan ini sudah tiga kali mangkir dari panggilan penyidik Pidsus Kejaksaan. 

Sehingga penyidik mengambil langkah tegas dengan menetapkan ketiganya sebagai tersangka baru dugaan kasus korupsi dana Jasmas.

Binti Rochmah Ditahan, Kejari Tanjung Perak Akan Cekal 3 Anggota DPRD Surabaya (Ratih, Saiful, Dini)

VIRAL - Pakai Suzuki Satria Brong, Dua Pemuda Tulungagung Terobos Barisan Upacara HUT Kemerdekaan RI

230 Ketua RT dan RW di Surabaya Tersangkut Kasus Dugaan Korupsi Dana Jasmas, Begini Sikap Kejari

Ahok Sering Disebut Suksesor Risma di Pilkada Surabaya 2020, BTP Akhirnya Beri Jawaban Mengejutkan

Setelah Darmawan Wakil Ketua Dewan dan Sugito Ditahan, 4 Anggota DPRD Kota Surabaya Segera Menyusul?

Dicekal

Upaya selanjutnya penyidik Kejari Tanjung Perak Surabaya akan melakukan panggilan terhadap ketiga anggota DPRD Kota Surabaya.

Panggilan ulang ini tentunya dengan pemanggilan dalam statusnya sebagai tersangka. 

Bahkan pihaknya memastikan akan melakukan cekal kepada ketiganya apabila tidak mengindahkan panggilan Kejaksaan.

"Kami akan panggil untuk ketiga kalinya lagi. Jika tidak datang, ada upaya hukum lainnya, termasuk panggil paksa dan pencekalan," kata Kepala Kejari Tanjung Perak, Rachmat Supriyady, Senin, (19/8/2019). 

Diberitakan sebelumnya pasca penetapan tersangka dan penahanan terhadap anggota DPRD Kota Surabaya dari Partai Golkar, Binti Rochmah pada Jumat (16/8/2019) lalu. 

Pekan ini penyidik Pidsus Kejari Tanjung Perak merencanakan panggilan terhadap tiga anggota DPRD Kota Surabaya, dalam kaitan dugaan korupsi dana Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) Pemkot Surabaya 2016.

Ketiganya yakni Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, RR; SA dan DR. Pemanggilan itu pun dibenarkan Kepala Kejari (Kajari) Tanjung Perak, Rachmat Supriady yang mengatakan, seharusnya ketiganya dipanggil bersamaan dengan Binti Rochmah pada Jumat (16/8/2019) lalu. 

Namun ketiganya diketahui mengirim surat yang menyatakan sedang dinas di luar Kota hingga awal Bulan September. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved