Berita Surabaya

Wakil Ketua DPRD Surabaya Kembali Diperiksa Penyidik Kejaksaan, Dicecar 31 Pertanyaan Selama 5 Jam

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya kembali diperiksa Penyidik Pidsus Kejaksaan Negeri Tanjung Perak.

Wakil Ketua DPRD Surabaya Kembali Diperiksa Penyidik Kejaksaan, Dicecar 31 Pertanyaan Selama 5 Jam
TRIBUNMADURA/SYAMSUL ARIFIN
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya yang politisi Partai Gerindra Darmawan saat masuk ke mobil tahanan di Kejari Tanjung Perak Surabaya, Selasa, (16/7/2019). 

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya kembali diperiksa Penyidik Pidsus Kejaksaan Negeri Tanjung Perak

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Penyidik Pidsus Kejaksaan Negeri Tanjung Perak kembali memeriksa Darmawan, Rabu (21/8/2019).

Darmawan diperiksa terkait lanjutan penyidikan kasus dugaan korupsi Jasmas 2016. 

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tanjung, Lingga Nuarie mengaku, penyidik mencecar 31 pertanyaan terhadap Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya periode 2014-2019 tersebut.

Mau Dilantik, Caleg DPRD Gresik dari Partai Nasdem Dihukum 2 Tahun Penjara Kasus Jual Beli Tanah

Komplotan Pencurian Sapi Antar Kabupaten Dibekuk Polisi, Ungkap Modus Mencuri Tanpa Dicurigai Warga

Menurut Lingga Nuarie, Kader Partai Gerindra ini ditanya seputar perannya dalam kasus ini.

“Materi pemeriksaan tidak jauh berbeda ketika tersangka diperiksa saat masih berstatus saksi sebelumnya," ucap Lingga Nuarie saat dikonfirmasi.

"Namun, pertanyaan lebih dipertajam dan dikerucutkan lagi," sambung dia.

"Ya, terkait peran serta keterlibatan pihak-pihak lain dalam kasus ini," tambahnya.

Lingga Nuarie mengatakan, tersangka diperiksa mulai pukul 10.00 WIB hingga berakhir sekira pukul 15.00 WIB.

Berikut Daftar Nama 45 Anggota DPRD Pamekasan yang Baru, 23 Kursi di Antaranya Diisi Wajah Lama

Penyidik butuh 5 jam untuk menyelesaikan pertanyaan yang pihaknya diajukan.

Saat diperiksa, Darmawan didampingi tim penasihat hukumnya.

Seperti diketahui, Darmawan ditetapkan tersangka lalu ditahan ke cabang Rutan Klas I Surabaya di Kejaksaan Tinggu Jatim pada 16 juli 2019 lalu. 

Dalam perkara ini, modus yang dilakukan tersangka adalah dengan menyetujui pengajuan proposal dari Agus Setiawan Jong (terdakwa dalam perkara yang sama).

Agus mengkoordinir 230 RT yang ada di Kota Surabaya dengan nilai mencapai Rp 5 miliar.

45 Anggota DPRD Pamekasan Terpilih Dilantik, Bupati Baddrut Tamam Ungkap Harapan untuk Dewan Baru

Penulis: Syamsul Arifin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved