Breaking News:

Guru Honorer Dimutilasi

Sidang Kasus Pembunuhan dan Mutilasi Guru Honorer Budi Hartanto Berlangsung Super Kilat

Sidang Kasus Pembunuhan dan Mutilasi Guru Honorer Budi Hartanto Berlangsung Super Kilat

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA/DIDIK MASHUDI
Dua terdakwa pelaku mutilasi guru honorer Budi Hartanto yakni Azis Prakoso dan Aris Sugianto mengikuti sidang di PN Kabupaten Kediri, Kamis (22/8/2019). 

Sehingga pihaknya tidak siap menghadirkan saksi.

Sementara Taufiq Dwi Kusuma ditemui usai sidang menyatakan tidak membacakan pembelaan di persidangan merupakan bagian dari strategi melakukan pembelaan kliennya.

"Memang sidang di pertama kami mengajukan eksepsi atau keberatan. Melihat situasi dan perkembangan terbaru saya mencabut pernyataan saya di sidang yang pertama tidak jadi mengajukan eksepsi," jelasnya.

Diungkapkan Taufiq, pembatalan untuk melakukan eksepsi sudah melalui kajian tim kuasa hukum.

"Keputusan itu bagian dari strategi kami melakukan pembelaan terdakwa," jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Heri Sunoto,SH, kuasa hukum korban menyatakan, dakwaan JPU telah memenuhi unsur yakni pasal 340 KUHP terkait pembunuhan berencana, juncto pasal 351 dan 388 KUHP karena pelaku juga ingin memiliki barang milik korban.

Sedangkan agenda sidang adalah eksepsi ternyata tidak dimanfaatkan oleh tim penasehat hukum terdakwa.

Sehingga tim penasehat hukum terdakwa mau tidak mau berarti telah mengakui dakwaan yang telah dibacakan JPU.

Sementara terkait dengan unsur pembelaan atau pasal 49 karena pelaku melakukan pembelaan merupakan materi diluar formil.

Sementara sekarang sudah masuk ke pokok materi dakwaannya sudah sesuai prosedur.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved