Berita Pamekasan

Dua TKI Pamekasan yang Tewas di Malaysia Berangkat Tak Sesuai Prosedur, Bekerja Lebih dari 10 Tahun

Dua TKI asal Kabupaten Pamekasan yang tewas tertimbun beton di Malaysia ternyata pergi dengan prosedur yang tidak benar.

Dua TKI Pamekasan yang Tewas di Malaysia Berangkat Tak Sesuai Prosedur, Bekerja Lebih dari 10 Tahun
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
TKI Pamekasan tewas di Malaysia saat dievakuasi setelah tertimbun beton, Selasa (20/8/2019). 

"Beda dengan ilegal, kami menyebutnya non prosedural bukan ilegal. Karena mereka memiliki Paspor sama visa," jelasnya.

"Kalau ilegal itu mereka sama sekali tidak punya dokumen, jadi berangkat melalui jalur-jalur tikus di perbatasan," tandasnya.

Sebelumnya, dua TKI asal Desa Ponjenan, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, Madura, tewas.

Keduanya tewas setelah tertimbun beton konstruksi di Seksyen U16, Denai Alam, Sham Alam, Kota Selangor, Malaysia, Selasa (20/8/2019).

Berdasar informasi yang dihimpun TribunMadura.com, Sa'dulla dan Mattalah terjebak di bawah reruntuhan beton di lokasi kejadian saat bekerja.

Mereka tewas karena luka parah di bagian kepala dan tangan tidak cepat teratasi, akibat tidak cepat dievakuasi.

Anggaran Pilkada Sumenep 2020 Capai Rp 68,3 Miliar, Bengkak Rp 900 Juta dari Pengajuan Awal KPU

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved