Berita Pamekasan

Tewas Tertimbun Beton, 2 TKI Pamekasan Belum Dapat Santunan dari Perusahaan di Malaysia

TKI Kabupaten Pamekasan tewas di Malaysia karena tertimbun beton konstruksi belum dapat santunan dari perusahaan.

Tewas Tertimbun Beton, 2 TKI Pamekasan Belum Dapat Santunan dari Perusahaan di Malaysia
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Evakuasi TKI Pamekasan tewas di Malaysia, Selasa (20/8/2019). 

TKI Kabupaten Pamekasan tewas di Malaysia karena tertimbun beton konstruksi belum dapat santunan dari perusahaan

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Dua TKI asal Desa Ponjenan, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, Madura, yang tewas di Malaysia, belum mendapat santunan dari perusahaan tempat mereka bekerja.

Dua TKI Pamekasan tewas di Malaysia masing-masing bernama Sa'dulla (42) dan Mattalah (42).

Keduanya tewas setelah tertimbun beton konstruksi di Seksyen U16, Denai Alam, Sham Alam, Selangor, Malaysia, Selasa (20/8/2019).

2 TKI Asal Pamekasan Tewas di Malaysia, Korban Meninggal dengan Luka Parah di Kepala dan Tangannya

Ditinggal ke Warung, Suami Mendadak Kunci Pintu Rumah, Sang Istri Kaget setelah Buka Paksa Pintunya

Koordinator P4TKI Pamekasan, Hari Sarjana Saputra mengaku masih belum mengetahui terkait uang santunan dari perusahaan yang akan diberikan kepada dua TKI TKI Pamekasan tewas di Malaysia.

Hari Sarjana Saputra mengatakan, belum mendapat informasi dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) berkenaan dengan hal itu.

"Untuk santunan dari Perusahaan tempat mereka bekerja, kita belum tahu dapat apa tidaknya," kata Hari Sarjana Saputra kepada TribunMadura.com, Jumat (23/8/2019).

"Saya juga belum dapat informasi dari BNP2TKI Pusat ataupun perwakilan," sambung dia.

Hari Sarjana Saputra berjanji pihaknya akan memberitahunya ke publik jika sudah mendapat informasi terkait hal tersebut.

Terlibat Kasus Korupsi, Dua Pejabat Disdik Sampang Diberhentikan Sementara, Gajinya Juga Dipotong

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved